Saham Asia Anjlok Setelah Wall Street Tersandung

JAVAFX – Pasar saham Asia tergelincir pada perdagangan bursa di hari Jumat, menyusul aksi jual Wall Street paling curam sejak bulan Juni lalu, sementara obligasi yang lebih aman dan dolar mendapat dukungan karena investor mencari perlindungan.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,6%, Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,3% sementara pasar di Sydney dan Seoul turun 2%.

Pergerakan lebih teredam daripada penurunan 5% pada Nasdaq yang sangat padat teknologi semalam, atau penurunan S&P 500 sebesar 3,5%, yang menurut para pedagang sudah terlambat karena kenaikan berbusa baru-baru ini.

Tetapi investor khawatir penurunan mungkin berubah menjadi kekalahan yang lebih dalam, dengan laporan payrolls AS yang penting yang akan dirilis nanti dilihat sebagai pemicu penjualan jika mengecewakan.

Perdagangan setelah jam kerja di perusahaan teknologi AS menunjukkan tekanan lebih lanjut dan futures turun, dengan S&P 500 futures turun 0,4% di awal Asia dan Nasdaq 100 berjangka turun 1,2%.

“Tidak ada faktor tunggal yang memicu aksi jual, melainkan akumulasi kekhawatiran tentang reli di sektor teknologi, kepadatan berlebih dan valuasi yang meningkat,” kata Kerry Craig, Ahli Strategi Pasar Global di J.P. Morgan Asset Management.

Penurunan itu merupakan penurunan persentase satu hari terbesar pada Nasdaq 100 yang berfokus pada teknologi sejak Maret, sementara indeks Nasdaq, S&P 500 dan Dow Jones yang lebih luas turun terbesar sejak Juni dan saham kesayangan dalam beberapa bulan terakhir terpukul paling keras.

Namun, penurunan itu hanya melukai tingkat Nasdaq sejauh posisinya pada Selasa lalu. Ini masih naik 28% untuk tahun ini sejauh ini dan 73% lebih tinggi dari palung bulan Maret.

Penjualan yang lebih tenang di Asia juga fokus pada nama-nama teknologi dengan sektor yang merugi terkemuka di Nikkei dan pembuat chip jatuh di Korea. SK Hynix turun 2% dan Samsung (KS: 005930) 1,7%.

Suasana hati hanya mendorong pergerakan sederhana di pasar mata uang, dengan dolar memperpanjang sedikit pemantulan baru-baru ini untuk menempatkannya di jalur untuk minggu terbaiknya sejak Juni.

Obligasi memperoleh keuntungan dengan imbal hasil dari patokan utang AS 10-tahun di 0,6364%, turun dari puncak 2-1 / 2 bulan di 0,7890% yang disentuh pada akhir Agustus.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Tunisia beri lampu hijau vaksin COVID Johnson & Johnson

Otoritas Tunisia pada Kamis memberikan lampu hijau untuk vaksin COVID-19 Johnson & Johnson, demikian Menteri Kesehatan Faouzi Mehdi. Negara Afrika Utara itu juga akan menerima...

Proposal Infrastruktur $2 Triliun yang Diajukan Biden Hadapi Tantangan

Presiden Amerika Joe Biden baru-baru ini mengumumkan rencana pengeluaran $2 triliun yang bertujuan untuk memodernisasi jalan raya dan jembatan di Amerika, di antara berbagai...

Merkel dukung penguncian COVID yang lebih ketat di Jerman

Kanselir Angela Merkel mendukung permintaan penguncian COVID-19 yang lebih ketat dan singkat di Jerman lantaran tingkat infeksi yang terlalu tinggi, menurut juru bicara pemerintah...

Biden berencana ungkap tindakan eksekutif terkait pengaturan senjata

Presiden Amerika Serikat Joe Biden diperkirakan pada Kamis mulai membeberkan tindakan eksekutif soal senjata setelah serangkaian penembakan massal di awal masa jabatannya di Gedung...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502