Sandungan Harga Emas di Semester Kedua Tahun Ini Menurut WGC

Harga emas berakhir 0,6% lebih tinggi pada akhir paruh pertama tahun 2022, ditutup pada $1.817 per troy ons, demikian menurut Dewan Emas Dunia (WGC) pada pandangan pertengahan tahuna. Mereka, menambahkan bahwa inflasi, risiko politik dan kenaikan suku bunga akan menjadi sebagai angin sakal utama di bulan-bulan tersisa tahun ini.

“Harga emas awalnya reli saat perang Ukraina berlangsung dan investor mencari lindung nilai likuid berkualitas tinggi di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Tetapi emas mengembalikan sebagian dari kenaikan awal tersebut karena investor mengalihkan fokus mereka ke kebijakan moneter dan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, kata laporan WGC.

Namun, pada pertengahan Mei, harga emas telah stabil sebagai respons terhadap tarik ulur antara kenaikan suku bunga dan lingkungan berisiko tinggi. Yang terakhir adalah kombinasi dari inflasi yang terus-menerus tinggi serta kemungkinan dukungan juga dari konflik yang berkepanjangan di Ukraina dan potensi efek knock-off pada pertumbuhan global, tambahnya.

Menurut WGC, investor menghadapi lingkungan yang menantang selama paruh kedua tahun 2022, perlu menavigasi kenaikan suku bunga, inflasi yang tinggi, dan risiko geopolitik yang muncul kembali. Dalam waktu dekat, emas kemungkinan akan tetap reaktif terhadap kurs riil, didorong oleh kecepatan bank sentral global memperketat kebijakan moneter dalam upaya mengendalikan inflasi.

WGC mengecilkan implikasi dari risiko, mengatakan bahwa sementara kenaikan suku bunga dapat menciptakan hambatan untuk emas, banyak dari ekspektasi kebijakan hawkish ini sudah diperhitungkan. “Secara bersamaan, inflasi yang berkelanjutan dan risiko geopolitik kemungkinan akan menopang permintaan emas sebagai lindung nilai dan kinerja yang buruk dari saham dan obligasi di lingkungan yang berpotensi stagflasi mungkin juga positif untuk emas,” katanya.

WGC mengatakan bahwa peran strategis dan taktis emas kemungkinan akan tetap relevan bagi investor, terutama sementara ketidakpastian tetap tinggi karena inflasi yang tinggi dan persisten dengan emas mengejar komoditas lain; volatilitas pasar terkait dengan perubahan kebijakan moneter dan geopolitik; dan kebutuhan akan lindung nilai yang efektif yang mengatasi potensi korelasi yang lebih tinggi antara ekuitas dan obligasi.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.