Surplus Neraca Perdagangan Australia Menyusut

JAVAFX – Berita ekonomi yang diriilis pada hari Kamis(8/6/2017), menunjukkan bahwa surplus neraca perdagangan Australia telah mengalami penyempitan untuk periode akhir bulan April.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Australia menyebutkan bahwa kondisi surplus neraca perdagangan tengah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 0.56B di bulan April dari 3.17B di bulan Maret. Hasil tersebut juga menembus perkiraan ekonom yang sebelumnya memproyeksikan akan turun menjadi 1.91B di bulan April.

Penyusutan di sektor neraca perdagangan Australia diakibatkan adanya penurunan aktifitas ekspor dan impor di negeri Kangguru tersebut. Sektor ekspor tercatat mengalami penurunan sebesar 8.0% di bulan April dan untuk sektor impor terpantau turun sebesar 1.0% di periode yang sama.

Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan AUDUSD terpantau telah bergerak turun 0.20% di level 0.7535 dimana pair ini telah menyentuh level terendah di 0.7525 dan level tertinggi di 0.7552.

Gambar: businessinsider

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.