Tahun 2019, Apakah The Fed Akan Naikkan Suku Bunga atau Tidak ?

JAVAFX – The Fed kembali naikkan suku bunga untuk yang keempat kalinya di tahun 2018 ini sebesar 25 bps dari 2.25% ke 2.50%. Kenaikan suku bunga ini dilakukan justru di saat Trump menentangnya karena menganggap dolar AS sangat kuat dan hampir tidak ada inflasi, sedangkan kondisi di luar negeri seperti di Perancis sedang menghadapi demo besar-besaran terkait kenaikan pajak bahan bakar dan ekonomi Cina sedang melambat. Trump juga menentang proyeksi kenaikan suku bunga tahun depan sebanyak dua kali karena akan membuat pasar saham tidak likuid nantinya.

The Fed tengah diuji ke-independent-nya dari intervensi politik apapun karena ketika Bank Sentral tidak independent, seperti di Turki, Lira mengalami penurunan tajam ketika bank Sentral diintervensi. Namun, melihat situasi perekonomian global yang menurun, para investor yakin bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunganya di tahun 2019 sekalipun Powell sempat mengatakan menurunkan proyeksi kenaikan suku bunga di tahun 2019 dari tiga kali menjadi dua kali.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.