Tahun Ini, Permintaan Minyak Dunia Akan Naik

JAVAFX – OPEC + memperkirakan permintaan minyak global akan naik 5,6 juta barel per hari (bph) tahun ini – perkiraan pertumbuhan lebih rendah daripada penilaian OPEC tentang peningkatan permintaan 5,9 juta barel per hari dari kurang dari tiga minggu lalu, menurut Komite Teknis Bersama (JTC) grup tersebut. ), pada hari Selasa (02/02/2021).

Tahun lalu, permintaan minyak diperkirakan turun 9,72 juta barel per hari, Amena Bakr, Wakil Kepala Biro dan Kepala Koresponden Operasi di Intelijen Energi, mengutip penilaian JTC, yang juga mencatat bahwa tahun ini, permintaan minyak global diperkirakan akan naik 5,60 juta bpd dibandingkan tahun 2020.

Kurang dari tiga minggu lalu, OPEC mengatakan pihaknya memperkirakan permintaan naik 5,9 juta barel per hari pada 2021 dari perkiraan permintaan rata-rata 90 juta barel per hari pada 2020, meninggalkan perkiraan pertumbuhan permintaan 2021 tidak berubah dari Desember tetapi memperingatkan bahwa pandemi masih menimbulkan risiko sisi negatifnya.

Mengenai produksi minyak, JTC menemukan bahwa total produksi minyak dari semua anggota OPEC + melebihi kuota yang disyaratkan sebesar 72.000 bpd pada bulan Desember, tulis Bakr.

Sumber di kelompok OPEC + mengatakan kepada Reuters pekan lalu bahwa produsen bagian dari aliansi OPEC + mematuhi pengurangan produksi minyak sebesar 99 persen pada Desember 2020, turun dari 101 persen kepatuhan pada November.

Membuka pertemuan JTC hari ini, Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan prospek pasar minyak global dan ekonomi dunia membaik, dengan ekonomi global diperkirakan tumbuh 4,4 persen tahun ini, setelah kontraksi 4,1 persen tahun lalu.

“Dengan pasar minyak mentah yang saat ini sedang mengalami kemunduran, kami berharap 2021 menjadi tahun yang baik untuk permintaan secara keseluruhan,” kata Barkindo.

Joint Ministerial Monitoring Committee (JMMC) akan bertemu pada hari Rabu, tetapi mengingat kuota ditetapkan untuk Februari dan Maret, pasar tidak mengharapkan pengumuman besar tentang perubahan pakta produksi.

OPEC + sendiri telah memulai pertemuan rutin bulanannya, dimana harga minyak melonjak lebih dari 2 persen pada awal perdagangan di hari Selasa pagi waktu setempat. Harga kemudian mencapai level tertinggi dalam setahun, dimana minyak mentah WTI berharga $ 55 per barel.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Senat AS Kukuhkan Pilihan Biden untuk Dubes PBB

Senat AS, Selasa (24/2) mengukuhkan pilihan Presiden Joe Biden untuk duta besar AS di PBB, setelah sejumlah keberatan dari beberapa anggota fraksi Republik menunda...

Biden: AS, Kanada bakal capai emisi nol pada 2050

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan pada Selasa bahwa dia dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau setuju untuk bekerja menuju pencapaian emisi nol bersih...

Pijakan Harga Emas Di Akhir Pekan

JAVAFX - Harga emas nampak bisa mengatasi kerugian yang diderita dalam perdagangan sebelumnya. Setelah jatuh ke harga  $ 1.761, terendah dalam tujuh bulan ini...

Biden Berlakukan Status Bencana Besar di Texas

Badan Manajemen Darurat Federal (Federal Emergency Management Agency/FEMA) mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Sabtu (20/2) mendeklarasikan bencana besar di Texas. Status itu...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502