Tembus $1850, Waspadai Konsolidasi Emas Jelang FOMC

Pasar emas telah mendorong ke tertinggi dua bulan, menguji resistensi di sekitar $ 1.850 karena pasar mengharapkan Federal Reserve untuk meletakkan dasar bagi kenaikan suku bunga pada bulan Maret, setelah pertemuan kebijakan moneter hari Rabu. Pasar emas akan menjadi obrolan sensitif terkait dengan kebijakan moneter AS yang agresif.

Sepertinya harga emas telah memperhitungkan sejumlah hambatan makro, termasuk rencana kenaikan suku bunga FED dan penguatan Dolar AS sebagai imbas pengetatan kebijakan moneter. Emas juga telah menemukan dukungan penurunan dari permintaan fisik yang elastis terhadap harga. Pun demikian, perlu diwaspadai bahwa momentum kenaikan mungkin sulit dipertahankan menjelang kenaikan suku bunga AS sebagaimana diperkirakan tersebut.

Bagaimanapun juga rintangan terbesar emas adalah posisi spekulatifnya. Sementara jumlah pembeli emas telah turun tajam dari rekor tertinggi pada tahun 2020, secara spekulatif pasar masih sangat bullish. Posisi pasar saat ini sangat kontras dengan awal siklus pengetatan terakhir terjadi di tahun 2015.

Pada saat itu, posisi berayun ke wilayah negatif sekitar lima minggu menjelang penurunan suku bunga Desember 2015 mendekati wilayah netral. Sementara pertemuan FOMC pada bulan Maret nanti atau sekitar delapan minggu lagi dari sekarang. Potensi perubahan posisi dapat memberikan tekanan ke bawah yang tajam pada harga.

Emas siap menembus harga lebih tinggi kembali, secara historis investor emas akan mengurangi eksposur mereka menjelang kenaikan suku bunga dan melompat kembali ke emas enam bulan kemudian. Namun, kali ini sedikit berbeda karena ekspektasi pasar tampak terlalu agresif.

Federal Reserve berencana untuk mengakhiri pembelian obligasi bulanan pada bulan Maret dan menaikkan suku bunga. Pasar bahkan mulai mempertimbangkan potensi pergerakan 50 basis poin. Secara total, pasar memperkirakan setidaknya tiga kenaikan suku bunga hingga 2022. Ada juga ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai mengurangi neraca sebelum akhir tahun.

Karena suku bunga riil telah bergerak lebih tinggi, harga emas tidak mengikuti, menunjukkan pasar emas berhati-hati tentang harga pasar untuk ekspektasi kenaikan Fed.

Setelah harga emas menambus $1850 dalam perdagangan sebelumnya, harga diperkirakan akan mengalami konsolidasi menjelang pertemuan FOMC Fed. Sentimen bullish, masih bisa mendorong harga emas naik lebih tinggi. Target kenaikan terdekat adalah di 1880 hingga ke 1910. Sementara waspadai koreksi apabila harga emas turun ke 1800, ada peluang turun lebih rendah ke 1780 hingga ke 1750.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.