Wall Street dibuka turun, tertekan Indeks Harga Konsumen AS meningkat

Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih rendah pada perdagangan hari Rabu pagi waktu setempat, setelah pengukur inflasi utama menunjukkan tekanan harga yang lebih tinggi dari yang diantisipasi.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 181,02 poin atau 0,53 persen menjadi 34.088,14.

Indeks S&P 500 berkurang 25,75 poin, atau 0,62 persen, menjadi 4.126,35.

Indeks Komposit Nasdaq merosot 134,23 poin, atau satu persen, menjadi 13.255,20.

Sembilan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 bergerak mundur pada perdagangan pagi, dengan sektor layanan teknologi dan komunikasi turun lebih dari satu persen, memimpin penurunan.

Sedangkan sektor energi naik 1,1 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terbaik.

Sektor keuangan juga naik 0,4 persen.

Reaksi pasar tersebut muncul setelah data menunjukkan lonjakan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan April.

CPI AS tumbuh sebesar 4,2 persen tahun ke tahun pada April, peningkatan terbesar dalam hampir 13 tahun, kata Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat, Rabu.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Presiden Biden Resmikan Juneteenth Jadi Hari Libur Nasional

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Kamis (17/6), menandatangani undang-undang yang memberlakukan satu hari libur federal baru untuk memperingati berakhirnya perbudakan di Amerika Serikat. Juneteenth National...

Gedung Putih pertimbangkan pembicaraan Joe Biden dan Xi Jinping

Gedung Putih akan mempertimbangkan pembicaraan antara Presiden Joe Biden dan mitranya dari China, Xi Jinping, saat kedua negara itu berselisih soal berbagai isu termasuk...

Imbas Langkah The Fed Bangunkan Dolar Yang Sedang Tidur

Pergeseran sikap Federal Reserve dari Dovish menjadi hawkish telah membangunkan dolar yang tengah tertidur pulas. Mata uang AS itu pun sontak ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan ini memicu ekspektasi bahwa pelonggaran posisi bearish dapat memicu lebih banyak kenaikan.

Biden teken UU tentang libur 19 Juni, atasi ketakadilan historis AS

Presiden AS Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris menandatangani undang-undang pada Kamis (17/6) untuk menjadikan 19 Juni sebagai hari libur federal untuk memperingati...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502