Westpac Berniat PHK 150 Karyawan, AUDUSD Di prediksi Melemah

Europe Consumer Confidence Final (Actual) -15.5 VS -15.5 (Forecast) *As Expected*

Data Consumer Confidence Final Europe dilaporkan sebesar -15.5. Data ini sesuai dengan ekspektasi pasar yang sebelumnya diperkirakan di -15.5. Di saat yang sama, Europe juga...

United Kingdom BoE Consumer Credit (Actual) -0.6 VS 0.74 (Forecast) **WORSE**

Data BoE Consumer Credit United Kingdom dilaporkan sebesar -0.6. Data ini lebih buruk daripada ekspektasi pasar yang sebelumnya diperkirakan di 0.74. Di saat yang sama,...

Indeks Saham SENSEX India melemah 0.51%, turun 202 poin dan ditutup di 39720

Indeks Saham SENSEX India melemah 0.51% atau 202 poin dan ditutup di 39720 pada tanggal 29 Oktober 2020. Dari 26 saham perusahaan besar pilihan...

Covid-19: Indonesia 3,565 vs 4,029 ( -12%)

Indonesia melaporkan penambahan 3,565 kasus baru COVID-19 pada tanggal 29 October 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Indonesia berjumlah 404,048 dan total kasus aktif...

Badai Zeta Akibatkan Banjir dan Listrik Padam di Louisiana

Badai Zeta menghantam Louisiana yang kelelahan dengan terpaan badai pada Rabu (28/10). Kota New Orleans tepat berada di jalur badai yang mencurahkan hujan lebat dan...

United Kingdom Car Production YoY (Actual) -5 VS -24 (Forecast) **BETTER**

Data Car Production YoY United Kingdom dilaporkan sebesar -5. Data ini lebih baik daripada ekspektasi pasar yang sebelumnya diperkirakan di -24.

Bank tertua dan terbesar kedua di Australia, Wespac Banking Corp berniat melakukan PHK 150 karyawannya karena hendak menghentikan pengoperasiannya di berbagai tempat seperti Beijing, Shanghai, Mumbai, Jakarta dan Hong Kong dan hanya beroperasi di Singapura, London dan New York. Proses PHK ini akan dilakukan dalam setahun hingga dua tahun ini. Perombakan ini sebagai dampak dari pandemi Covid-19 dan bersih bersih dari masalah yang berdampak negatif pada pendapatan bank, seperti bulan lalu, Westpac harus membayar denda A$ 1,3 Miliar yang setara dengan 13,6 Trilyun rupiah untuk menyelesaikan pelanggaran hukum anti pencucian uang.

Akibat hal ini, AUDUSD telah melemah dari level 0.7167 ke level 0.7123. Secara teknikal dan di dukung fundamental di atas, maka AUDUSD di prediksi akan terkoreksi naik dahulu menuju level 0.7145 dan jika tidak tembus level tersebut maka AUDUSD di prediksi akan kembali turun sesuai trend dan fundamentalnya menuju ke level 0.7090 pada support satu.

Hot Topics

Emas naik, dolar tergelincir saat kekhawatiran virus corona berlanjut

Harga emas naik pada akhir perdagangan Selasa, dan nilai tukar dolar AS melemah saat kekhawatiran atas lonjakan kedua dalam kasus virus corona. Sementara investor menahan...

Westpac Berniat PHK 150 Karyawan, AUDUSD Di prediksi Melemah

Bank tertua dan terbesar kedua di Australia, Wespac Banking Corp berniat melakukan PHK 150 karyawannya karena hendak menghentikan pengoperasiannya di berbagai tempat...

Penguatan Dolar AS Karena Koreksi Teknikal

Pelemahan dolar AS kemarin masih terjadi karena masih adanya pengaruh dari optimisme pasar mengenai pembahasan stimulus corona antara Pemerintah dan DPR...

Related Articles

Gedung Putih: AS Tidak akan Kontrol Pandemi

Sementara kasus infeksi virus corona melonjak lagi di AS, kepala staf Gedung Putih Mark Meadows, Minggu (25/10), menyatakan bahwa negara itu tidak akan mengontrol...

Refinitiv : Permintaan Emas Oleh Bank Sentral Akan Turun Tajam

JAVAFX - Permintaan emas dari perhiasan dan bank sentral akan tetap turun tajam pada tahun 2021 daripada sebelum virus korona, tetapi investor...

Greenback, Bullion Seiring Sejalan, Di Tengah Harapan Dan Kekhawatiran

Greenback diperkirakan masih akan melemah hari ini, demikian dengan emas yang diperkirakan juga akan melemah. Padahal, data klaim tunjangan pengangguran AS yang...

Pertemuan tatap muka di markas besar PBB dibatalkan karena COVID-19

Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Selasa membatalkan semua pertemuan tatap muka di markas besarnya di New York selama sisa minggu ini setelah lima orang dalam misi...