Zydus Cadila ajukan izin guna darurat vaksin COVID di India

Produsen obat-obatan India, Zydus Cadila, mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya telah mengajukan izin penggunaan darurat kepada regulator di negara tersebut untuk vaksin COVID-19 buatannya.

Zydus Cadila juga berencana untuk membuat hingga 120 juta dosis suntikan setiap tahun.

Jumlah kasus virus corona di India telah menurun dari puncak yang menghancurkan pada April dan Mei, namun para ahli telah memperingatkan akan kemungkinan gelombang ketiga dan menekankan bahwa vaksinasi luas tetap menjadi salah satu pertahanan terbaik terhadap pandemi.

Persetujuan atas vaksi Zydus, ZyCoV-D, akan menjadikannya vaksin kelima yang diotorisasi untuk penggunaan di India, menyusul Moderna, Covishield AstraZeneca dan mitra Institut Serum India, Covaxin dari Biotech Bharat, dan Sputnik V yang dikembangkan oleh Institut Gamaleya Rusia.

Indonesia
574,135
Total Kasus Aktif
Updated on 24/07/2021 1:46 PM 24/07/2021 1:46 PM
Seluruh Dunia
15,489,607
Total Kasus Aktif
Updated on 24/07/2021 1:46 PM 24/07/2021 1:46 PM

Share this post

Analisa Fundamental

Edukasi

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.