Akibat Badai Sally, Harga Minyak Melonjak Karena Produksi Menyusut

Harga minyak menguat untuk hari Rabu ini, karena produksi minyak dan gas lepas pantai Amerika terhenti akibat Badai Sally sehingga persediaan minyak mentah AS di laporkan mengalami penurunan. Lebih dari 25% produksi minyak dan gas lepas pantai AS terhenti dan pelabuhan ekspor ditutup Selasa kemarin, karena Badai Sally tidak jauh dari Pantai Teluk Amerika. Total penutupan antara 3 juta sampai 6 juta barel minyak selama sekitar 11 hari menurut pernyataan Rystad Energy dalam sebuah catatan.

Di samping itu, permintaan minyak juga menurun karena pandemi Covid-19 menghantam ekonomi. Badan Energi Internasional juga menurunkan proyeksi permintaan minyak tahun ini, Selasa, karena ekspektasi yang hati-hati untuk pemulihan ekonomi dari pandemi virus korona.
Itu terjadi setelah Organisasi Negara Eksportir Minyak ( OPEC ) memperkirakan permintaan minyak dunia turun lebih tajam dari estimasi sebelumnya. Impor minyak Jepang, importir minyak mentah terbesar keempat di dunia, sepanjang Agustus tercatat turun lebih dari seperempat dari tahun sebelumnya, menurut data resmi, Rabu.

Gold Trading

Hari Rabu ini USDOIL tercatat mengalami kenaikan dari level 38.33 ke level 39.45. USDOIL di prediksi masih akan menunjukkan kenaikan dalam minggu ini menuju level 40.97 pada R3. Ada kemungkinan jika produksi masih belum berjalan Kembali maka minggu depan USDOIL masih berpeluang untuk naik.