Biden, Jokowi Minta Junta Myanmar Bebaskan Tahanan

Presiden Amerika Serikat (AS) Joseph Biden dan Presiden Joko Widodo, Senin (1/11), meminta junta militer Myanmar untuk membebaskan para tahanan politik, kata Gedung Putih, sebagaimana dikutip dari kantor berita AFP.

Pada pertemuan bilateral di sela-sela KTT iklim COP26 di Glasgow, Biden dan Jokowi juga menyoroti “kebebasan laut” di kawasan Indo-Pasifik, kata Gedung Putih, menggunakan bahasa yang biasanya mengacu pada kritik terhadap kehadiran China yang semakin kuat.

Menurut Gedung Putih, mereka “menyatakan keprihatinan terhadap kudeta di Burma dan sepakat agar militer Burma menghentikan kekerasan, membebaskan semua tahanan politik, dan mengembalikan demokrasi dengan cepat.” Biden “menyatakan dukungan” untuk posisi ASEAN di Myanmar, yang bulan lalu memboikot pertemuan puncak kelompok regional Asia Tenggara setelah ketuanya dilarang hadir pada pertemuan yang dilaksanakan secara virtual tersebut.

Indonesia menjadi presidensi kelompok G20 dan Biden “menyatakan dukungan untuk kepemimpinannya di Indo-Pasifik sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan pendukung kuat tatanan berbasis aturan internasional,” kata Gedung Putih.

[

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.