Biden Kembali Terjangkit COVID-19

Presiden Amerika Serikat Joe Biden kembali terinfeksi COVID-19 namun ia “tetap berada dalam kondisi yang baik,” ujar dokter kepresidenan pada Senin (1/8).

Biden sebelumnya telah menjalani isolasi yang pertama setelah terbukti negatif bebas dari infeksi COVID-19 pada Selasa (26/7) dan Rabu (27/7) lalu.

Tetapi pada Sabtu (30/7), hasil tesnya menunjukkan bahwa ia kembali mengidap virus tersebut.

Dokter Gedung Putih, Kevin O’Conner, menggambarkan kasus tersebut sebagai “rebound” yang terjadi pada sejumlah kecil orang yang mengkonsumsi obat antivirus Paxlovid.

O’Conner mengatakan, presiden akan kembali menjalani isolasi ketat dan akan terus berhati-hati dalam beraktivitas di dekat para staf Gedung Putih, anggota Agen Rahasia, dan orang-orang di sekitarnya.

Biden akan “meneruskan pekerjaan untuk rakyat Amerika dari Executive Residence,” pada sisa waktu isolasinya, kata O’Conner.

Presiden memposting sebuah video pada Sabtu dari balkon Gedung Putih dengan anjing piaraannya, Commander.

“Saya merasa baik, semuanya baik-baik saja, tetapi Commander dan saya memiliki pr yang harus kami selesaikan,” katanya.

Biden sudah divaksinasi penuh, dan memperoleh dua suntikan penguat.

Semua vaksin yang ia terima berasal dari Pfizer/BioNTech.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.