Biden Langsungkan Pertemuan Pertama dengan Pemimpin Baru Inggris

Untuk pertama kalinya, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, pada Rabu (21/9), duduk bersama mitranya, perdana menteri baru Inggris Liz Truss, di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York.

Biden menyebut Inggris sebagai “sekutu terdekat kami di dunia” dan memutuskan untuk bekerja sama dalam berbagai isu, mulai dari konflik di Ukraina hingga mempertahankan perdamaian di Irlandia Utara saat Inggris keluar dari Uni Eropa.

Biden dan Truss memilih melangsungkan pertemuan di New York dibandingkan di London di mana Biden beberapa hari sebelumnya berkunjung ke ibu kota Inggris itu untuk menghadiri pemakaman resmi Ratu Elizabeth II.

Keduanya menyampaikan pernyataan publik singkat mereka dengan mengenang ratu yang telah berkuasa selama 70 tahun itu.

“Ia adalah landasan di mana Inggris yang modern dibangun,” ujar Truss setelah menyampaikan rasa terima kasih kepada Biden dan Ibu Negara Jill Biden karena telah menghadiri upacara pemakaman ratu yang digelar pada Senin (19/9).

“Tidak ada hal dimana Amerika dan Inggris tidak dapat bekerjasama,” ujar Biden menjelang pertemuan antara pejabat tinggi Amerika dan Inggris.

“Dan saya berharap kami akan dapat terus melakukan itu.

Kami memiliki agenda penuh hari ini untuk mendukung Ukraina karena mempertahankan diri melawan Rusia, dan sekaligus menghadapi tantangan dari Putin, dari China, dan mencegah Iran membangun senjata nuklir.

Ada banyak agenda,” tambahnya.

Truss juga mengatakan negaranya akan meningkatkan pengeluaran pertahanan untuk mengatasi tantangan akibat invasi Rusia ke Ukraina.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.