Biden Tak akan Blokir Dokumen Terkait Trump dan Serangan 6 Januari

Presiden Joe Biden tidak akan memblokir sejumlah dokumen yang diminta oleh Komite DPR yang menyelidiki pemberontakan dan serangan pada 6 Januari terhadap Gedung Kongres.

Hal ini akan memicu konfrontasi dengan mantan presiden Trump, yang bertekad untuk mencegah catatan dari masa berkuasanya di Gedung Putih diserahkan kepada penyelidik.

Dalam sebuah surat kepada Archivist atau pengelola arsip Amerika, pengacara Gedung Putih Dana Remus menulis bahwa Biden memutuskan bahwa menggunakan “executive privilege” atau “hak istimewa eksekutif” tidak mendukung kepentingan terbaik Amerika.

Pernyataan ini disampaikan beberapa hari setelah pengacara Trump berusaha memblokir kesaksian dari mantan pejabat Trump di depan komite DPR, dan dia mengutip hak istimewa eksekutif sebagai alasannya.

Pada hari Jumat (8/10), pengacara untuk Steve Bannon mengatakan mantan pembantu Gedung Putih itu tidak akan mematuhi penyelidikan DPR itu karena klaim yang dibuat oleh Trump tersebut.

Komite DPR yang menyelidiki serangan Januari ke Gedung Capitol itu pada Agustus lalu telah meminta catatan, termasuk komunikasi di Gedung Putih di bawah Trump dan informasi tentang perencanaan dan pendanaan dari unjukrasa yang diselenggarakan di Washington.

Unjuk rasa itu berlangsung di dekat Gedung Putih di mana Trump menyampaikan pidato dan menghasut massa yang berjumlah ribuan orang, sebelum para pendukung setianya menyerang Capitol.

Di dalam surat itu Remus menulis bahwa dokumen yang dikaji “memberi kejelasan atas kejadian di Gedung Putih pada dan sekitar 6 Januari, serta memenuhi kebutuhan komite itu untuk memahami fakta-fakta yang mendasari serangan paling serius terhadap pemerintah federal sejak perang saudara.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.