Biden Umumkan Kematian Champ, Anjing Peliharaannya

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan ibu negara Jill Biden pada Sabtu (19/6) mengumumkan bahwa anjing peliharaan mereka yang bernama Champ telah mati.

Anjing jenis shepherd Jerman itu mereka sebut sebagai “pendamping setia” selama 13 tahun.

“Dalam momen-momen paling bahagia dan dalam hari-hari paling sedih, dia selalu bersama kami, sensitif akan setiap perasaan dan emosi kami.

Kami menyayangi anjing yang manis dan baik itu dan akan selalu merindukannya,” kata pasangan Biden dalam pernyataan.

Champ adalah satu dari dua anjing shepherd Jerman yang tinggal di Gedung Putih bersama Presiden dan ibu negara.

Biden memelihara Champ sejak 2008, ketika dia terpilih sebagai wakil presiden di bawah Presiden Barack Obama.

Selain Champ, keluarga Biden juga memelihara Major, yang diadopsi pada November 2018.

Major menjadi anjing penyelamat pertama yang tinggal di Gedung Putih.

Kehadiran Champ dan Major menandai kembalinya hewan peliharaan ke Gedung Putih setelah absen empat tahun di bawah mantan Presiden Donald Trump.

Dia merupakan Presiden AS pertama sejak Andrew Johnson pada 1860s yang tidak memelihara anjing atau kucing di Gedung Putih.

Share this post

Analisa Fundamental

Edukasi

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.