BOE Ramsden : Inggris Beresiko Memperlambat Pemulihan Covid, Semua Opsi Stimulus Sedang Ditinjau

JAVAFX – Ekonomi Inggris bisa menghadapi pemulihan yang lebih lambat dari penurunan coronavirus yang dalam dari yang disarankan Bank of England (BoE) bulan ini dan semua opsi stimulus, termasuk suku bunga dibawah nol, harus dipertimbangkan, kata Wakil Gubernur BOE, Dave Ramsden.

Tetapi Ramsden mengatakan kepada Reuters bahwa masalah mengambil suku bunga di bawah nol itu rumit dan akan membutuhkan waktu untuk memikirkannya, dan ada banyak ruang bagi BoE utnuk menjalankan program pembelian obligasi pemerintah yang massif.

Gold Trading

BoE mengatakan pada 7 Mei bahwa ekonomi Inggris mungkin mengalami penurunan paling tajam dalam lebih dari 300 tahun pada 2020 setelah pemerintah memberlakukan lockdown untuk memperlambat penyebaran Covid-19. Ramsden mengatakan skenario BoE melihat pemotongan investasi oleh bisnis yang menyebabkan kerusakan ekonomi jangka panjang.

“Tapi akan ada mekanisme lain untuk jaringan parut,” katanya. Beberapa perusahaan mungkin harus berhemat atau lipat secara permanen karena “mereka tidak cukup cocok dengan seperti apa dunia pasca-COVID saat ini”.

Pengangguran yang terus-menerus tinggi juga merupakan bahaya bahkan jika pasar tenaga kerja Inggris biasanya lebih kuat dari yang diharapkan setelah guncangan ekonomi baru-baru ini.

“Kami sangat jelas pada bulan Mei bahwa kami melihat risiko pada keseimbangan ke downside,” kata Ramsden.

Pada saat yang sama, kontraksi ekonomi 25% antara bulan April dan Juni yang termasuk dalam skenario BoE mungkin terbukti terlalu curam.

Komentar dari pejabat BoE tersebut menambah derita poundsterling yang bakal dilanda aksi jual. Hari ini poundsterling diperdagangkan lebih rendah, setelah turun dibawah $1.22000 selanjutnya akan kelevel terendah 21 April $1.2165.

 

 

 

Swendy

sumber reuters