Boris Johnson Serukan Lockdown Lebih Ketat, Sterling Terdongkrak

JAVAFX – Poundsterling rebound pada hari Selasa menyusul laporan bahwa Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson memberlakukan tindakan penguncian atau lockdown yang lebih ketat untuk memerangi pandemic Covid-19.

Pasangan mata uang GBP/USD naik 0,8% ke level $1.16400 menjauhi level terendah hari Senin di $1.14500.

Gold Trading

PM Johnson mengatakan pemerintah akan menawarkan dukungan dan menerapkan pembatasan, termasuk membatasi pertemuan lebih dari dua orang di depan umum, setidaknya selama tiga minggu. Hal ini direspon positif para trader dengan memberi dukungan terhadap sterling.

Penguatan sterling juga memanfaatkan pelemahan greenback yang terkoreksi dari level tertinggi akhir pekan lalu. Dolar AS terkoreksi setelah Federal Reserve mengumumkan paket stimulus besar-besaran dan program untuk mendukung pasar kredit.

GBP/USD berpotensi test level tertinggi hari Senin di $1.17135, jika rebound berlanjut akan test resisten berikutnya di $1.18762.