China mulai kalkulasi kebutuhan vaksin dalam negeri

China mulai menghitung kebutuhan vaksin COVID-19 dalam negeri, khususnya untuk orang-orang yang bekerja di sektor berisiko tinggi.

Sebelumnya China sedang berencana memberikan vaksin kepada 50 juta orang kelompok berisiko tinggi yang diperkirakan akan dilakukan sebelum Tahun Baru Imlek pada 12 Februari 2021, demikian media resmi setempat, Selasa.

Imlek merupakan puncak kepadatan arus mudik terbesar di dunia.

Wabah COVID-19 pertama kali merebak di Wuhan menjelang perayaan terbesar warga China itu.

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Latihan militer, Iran tembakkan rudal jarak jauh ke Samudera Hindia

Garda Revolusioner Iran, Sabtu, menembakkan rudal balistik jarak jauh ke perairan Samudera Hindia dalam sebuah latihan militer hari kedua, demikian menurut laporan media pemerintah. Latihan...

Presiden Turki Erdogan disuntik vaksin COVID-19 Sinovac

Presiden Turki Tayyip Erdogan menerima vaksin COVID-19 di depan kamera TV pada hari Kamis (14/1), sebuah langkah yang menurut juru bicara Partai AK-nya bertujuan...

Kali kedua Trump dimakzulkan, 10 Republikan menyetujui

Donald Trump, Rabu (13/1) tercatat sebagai presiden AS pertama dalam sejarah yang mengalami pemakzulan sebanyak dua kali, dan 10 anggota Dewan Perwakilan dari Partai...

Menyikapi Gerak Harga Emas Saat Pelantikan Joe Biden

JAVAFX - Dalam minggu ini, akan ada peristiwa penting yang bisa menjadi pusat perhatian pasar global, pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat. Biden...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502