Bank Nasional Swiss: Panduan Untuk Para Trader

Swiss National Bank (SNB) adalah bank Sentral Swiss. Misi mereka adalah untuk menaikkan dan memelihara stabilitas moneter dan keuangan. Penting bagi trader untuk mengikuti setiap perkembangan bank sentral Swiss yang muncul mengenai kebijakan moneter yang dapat berdampak besar pada Franc Swiss (CHF).

Apakah SNB Itu?

Swiss National Bank didirikan pada tahun 1907. Bank sentral Swiss ini bertanggung jawab atas kebijakan moneter Swiss dan menerbitkan uang kertas Franc Swiss. Pada 2015, Bank Nasional Swiss dimiliki secara pribadi dengan sebagian besar sahamnya dimiliki Kanton Swiss. Seperti bank sentral lainnya, SNB menggunakan alat kebijakan moneter yang berbeda untuk mewujudkan stabilitas harga dan mempertimbangkan perkembangan ekonomi.

Faktor yang paling penting bagi trader adalah kebijakan moneter, yang akan kami jelaskan secara mendalam di artikel ini. Faktor-faktor lain, seperti independensi bank sentral juga penting, tetapi merupakan masalah yang lebih umum terjadi di ekonomi pasar berkembang.

Mandat Ekonomi Utama Bank Sentral Swiss

Menurut Bank Nasional Swiss, tujuan utama mereka adalah:

  1. Stabilitas harga – yaitu stabilitas nilai tukar dan / atau inflasi
  2. Pembangunan ekonomi – yang merupakan fokus pembangunan dan stabilitas ekonomi

Kestabilan harga

Kebijakan moneter sangat penting bagi seluruh perekonomian. Ini mencegah pelarian inflasi dan upaya untuk menurunkan ekspektasi inflasi sehingga ekonomi dapat tumbuh secara teratur. Untuk menjaga stabilitas harga, Bank Nasional Swiss dan komite kebijakan moneter (MPC) mereka telah menetapkan target inflasi kurang dari 2% untuk CPI per tahun.

Jika inflasi melampaui target 2%, bank sentral Swiss kemungkinannya akan menaikkan suku bunga. Dengan kenaikan suku bunga dapat menyebabkan penguatan Franc Swiss (CHF) karena investor meningkatkan aliran modal ke mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi. Ini mungkin juga memiliki efek negatif pada pasar saham, karena bisnis harus membayar suku bunga yang lebih tinggi untuk meminjamkan dan penilaian ekuitas akan didiskon dengan suku bunga yang lebih tinggi.

Namun, bank sentral Swiss tidak selalu akan menaikkan suku bunga sekalipun inflasi di atas target. Dalam beberapa kasus, seperti ketika pertumbuhan PDB masih rendah atau negatif, bank sentral mungkin akan mempertahankan suku bunga di posisi rendah untuk merangsang perekonomian. Penting untuk dipahami bahwa Bank Nasional Swiss akan mencari keseimbangan antara inflasi yang sehat dan pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi

Perkembangan ekonomi terkait dengan kebijakan moneter. Perubahan prospek ekonomi sering menyebabkan bank sentral memperbarui rencana kebijakan moneter mereka untuk menstabilkan perekonomian.

Bagaimana Suku Bunga SNB Mempengaruhi Franc Swiss (CHF)

Bank sentral Swiss dapat memengaruhi nilai Franc Swiss atas perubahan ekspektasi terhadap suku bunga. Trader harus paham betul bahwa apresiasi / depresiasi mata uang dapat terjadi ketika ekspektasi suku bunga naik / turun, tidak hanya dari kenaikan suku bunga nominal.

Bank Sentral Swiss, seperti kebanyakan bank sentral, menggunakan alat kebijakan moneter yang berbeda untuk mengontrol suku bunga. Pasar valas biasanya menghargai ekspektasi suku bunga saat ini, perubahan dalam ekspektasi ini dapat menyebabkan Swiss Franc terdepresiasi atau ter apresiasi. Bank Nasional Swiss dapat melakukan ini dengan memberikan panduan pasar ke depan (memberi tahu pasar) bahwa mereka mengharapkan kenaikan lebih lanjut atau lebih sedikit kenaikan (atau pemotongan) di masa depan.

Prinsip umum tentang bagaimana suku bunga memengaruhi Franc Swiss dan pasar saham dapat dilihat penjelasan di bawah ini:

  1. Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi akan meningkatkan kekuatan Franc Swiss dan berdampak negatif pada nilai ekuitas.
  2. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah akan melemahkan kekuatan Franc Swiss dan secara positif mempengaruhi nilai ekuitas.

Tingkat suku bunga berdampak pada perekonomian

Bank sentral Swiss menurunkan suku bunga ketika mencoba merangsang ekonomi (PDB) dan menaikkan suku bunga ketika mencoba menahan inflasi yang disebabkan oleh operasi ekonomi di atas potensi (overheating).

Suku bunga yang lebih rendah merangsang ekonomi dalam beberapa cara:

  1. Bisnis dapat meminjam uang dan berinvestasi dalam proyek yang akan menerima hasil yang melampaui tingkat risiko pinjaman.
  2. Ketika suku bunga lebih rendah, pasar saham didiskontokan pada suku bunga yang lebih rendah, yang mengarah pada apresiasi nilai pasar saham yang menyebabkan efek kekayaan.
  3. Orang-orang menginvestasikan uang mereka ke dalam perekonomian (saham dan aset lainnya) karena mereka dapat memperoleh lebih banyak dalam aset ini daripada pada suku bunga rendah saat ini.

Bagaimana Menransaksikan Keputusan Suku Bunga SNB

Tabel di bawah ini menampilkan kemungkinan skenario yang terjadi pengaruh dari perubahan ekspektasi suku bunga, trader dapat menggunakan informasi ini untuk memperkirakan apakah mata uang cenderung ter apresiasi atau terdepresiasi dan bagaimana cara memperdagangkannya.

Ekspektasi PasarHasil AktualPengaruh Yang Dihasilkan
Suku Bunga NaikSuku Bunga DitahanMata uang Depresiasi
Suku Bunga TurunSuku Bunga DitahanMata uang apresiasi
Suku Bunga DitahanSuku Bunga NaikMata uang apresiasi
Suku Bunga DitahanSuku Bunga DipangkasMata uang Depresiasi

Lihat contoh posisi EUR / CHF di bawah ini. Pada tahun 2015, Bank Nasional Swiss mengejutkan pasar dengan acuhkan batasan nilai tukar pada Franc Swiss. Franc Swiss, yang dibatasi terhadap EUR 1,2 franc per Euro ter apresiasi sekitar 20% pada awalnya, para legislatif kemudian mulai memangkas suku bunga yang menyebabkan depresiasi Franc Swiss.

https://a.c-dn.net/b/40uIhA/Swiss-national-bank_body_Picture_1.png

Poin Penting Dari SNB Dan Trading Forex

Bank Nasional Swiss sangat penting bagi nilai tukar Franc Swiss.

  • Franc Swiss akan ter apresiasi atau terdepresiasi tergantung pada perubahan ekspektasi suku bunga, bukan pada perubahan aktual.
  • Pelonggaran kuantitatif memiliki efek yang mirip dengan perubahan suku bunga. Perubahan ekspektasi pelonggaran kuantitatif akan berdampak pada Franc Swiss.
  • Kenaikan inflasi tidak akan membuat Bank sentral Swiss juga akan menaikkan suku bunga, semua tergantung pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Joe Biden dan Kamala Harris Resmi Jadi Presiden dan Wakil Presiden AS

Joe Biden telah dilantik sebagai Presiden AS ke-46 pada hari Rabu (20/1) di Gedung Capitol. Biden adalah tokoh politik dari Partai Demokrat yang telah bekerja...

Fokus Pasar Minggu Ini : Pertemuan Fed Januari Dan Data GDP AS

JAVAFX  -  Dolar index turun pada perdagangan minggu lalu dan ini penurunan mingguan pertama di bulan Januari 2021. Dollar index ditutup di posisi 90,160...

Biden batasi perjalanan untuk Afrika Selatan, Eropa, Brazil

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menandatangani perintah pada hari Senin yang melarang sebagian besar warga negara non-AS yang baru-baru ini berada di Afrika...

Harga emas melonjak saat dolar AS tertekan prospek stimulus

Harga emas kembali menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut, karena dolar AS tetap di bawah tekanan. Prospek...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502