Data Penjualan Ritel Inggris Meleset, Pound Tertekan Uji Terendah Maret 2020

Poundsterling Inggris semakin tertekan lagi, pada Jumat siang terpantau harga menurun di level $1.14200 setelah data penjualan ritel dirilis. 

Penjualan ritel di Inggris merosot 1,6% bulan ke bulan pada Agustus 2022, penurunan terbesar sepanjang tahun ini dan menyusul kenaikan 0,4% pada Juli. Angka datang jauh lebih buruk daripada perkiraan pasar dari penurunan 0,5%, dengan kenaikan harga dan biaya hidup membebani belanja konsumen.

Penjualan turun di semua sektor utama yaitu makanan (-0,8%), bahan bakar mobil (-1,7%) dan toko non-makanan (-1,9%), terutama peralatan olahraga, mainan, furnitur dan penerangan. Tahun ke tahun, penjualan ritel turun 5,4%. Jika dibandingkan dengan level pra-coronavirus pada Februari 2020, total penjualan ritel masih lebih tinggi 0,5%.

Poundsterling sebelumnya sudah tertekan karena menguatnya dolar AS yang lebih dianggap menjanjikan ketika spekulasi kenaikan suku bunga Fed akan lebih agresif. 

Sekarang pair GBPUSD terlihat sudah menyamai level terendah pada Maret 2020 di 1.14090 dan kini support kunci level $1.14000 yang akan di uji selanjutnya. 

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.