Dewan Keamanan PBB Bertemu untuk Bahas Situasi di Korea Utara

Para anggota Dewan Keamanan PBB, pada Kamis (30/9), dijadwalkan akan bertemu untuk membahas situasi terkini di Korea Utara, demikian seperti disampaikan oleh para diplomat, setelah Pyongyang mengakui telah melakukan uji coba rudal luncur hipersonik terbaru.

Uji coba ini merupakan kemajuan nyata teranyar dalam perkembangan teknologi senjata Korea Utara.

Kantor berita AFP melaporkan pertemuan yang diselenggarakan atas permintaan Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis itu diperkirakan akan berlangsung secara tertutup.

Sementara itu pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dilaporkan mengecam tawaran dialog yang disampaikan oleh AS sebagai tawaran palsu dan menuduh pemerintahan Joe Biden melanjutkan kebijakan yang bermusuhan terhadap negaranya.

Pembicaraan antara Pyongyang dan Washington sebagian besar terhenti sejak ambruknya Konferensi antar kedua negara di Hanoi di mana saat itu Kim Jong Un dan Presiden Donald Trump bertemu untuk membahas mengenai keringanan sanksi terhadap Korea Utara dan apa yang bersedia dilakukan oleh Korea Utara sebagai imbalan atas keringanan tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, Amerika telah berulang kali menawarkan untuk bertemu dengan perwakilan Korea Utara di mana saja, kapan saja, tanpa prasyarat, sambil mengatakan akan terus mengupayakan denuklirisasi.

Tetapi Kim mengutuk deklarasi itu “tidak lebih dari topeng belaka untuk menutupi penipuan dan tindakan permusuhan dan perpanjangan kebijakan permusuhan dari pemerintahan masa lalu”, demikian dilaporkan oleh Rodong Sinmun, surat kabar resmi Korea Utara.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.