Dolar Melemah Di Sesi Asia Karena Yield Treasury AS Turun

JAVAFX – Dolar melemah di sesi perdagangan Asia Selasa karena imbal hasil Treasury AS jatuh ke level terendah tiga bulan karena investor khawatir atas kemungkinan jeda dalam siklus kenaikan suku bunga Fed. Jatuhnya yield treasury adalah sentiment negatif untuk dolar, terutama terhadap mata uang utama, demikian kata Rodrigo Catril, ahli strategi mata uang senior di NAB.

Kurva yield treasury antara 3 sampai 5 tahun terbalik untuk pertama kalinya sejak 2007 pada hari Senin kemarin. Kurva yield 2 tahun dan 10 tahun merupakan fokus utama bagi investor karena inversi dilihat sebagai predictor atas resesi AS. Kurva imbal hasil dikatakan terbalik jika imbal hasil obligasi jatuh tempo yang lebih panjang lebih rendah dari pada obligasi yang berumur lebih pendek.

Pelemahan dolar minggu ini datang dari hasil pertemuan Trump dan Xi yang sepakat untuk menghentikan pertikaian perang tariff untuk 90 hari ke depan. Sementara sinyal pelemahan dolar sebelumnya sudah datang dari komentar Ketua Fed, Jerome Powell yang dipandang dovish dan di khawatirkan akan lebih berhati-hati untuk menaikan suku bunga berikutnya.

Indeks dolar AS saat ini berada di level 96.68 atau lebih rendah dari level terendah hari Senin kemarin di 96.71.

 

 

 

Analis JAVAFX

sumber reuters.com

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.