Dolar AS Rebound, Namun Masih Berayun di Level Rendah 9 Bulan

JAVAFX – Berita forex di hari Senin(3/7/2017), dolar AS terpantau mengalami kenaikan terhadap beberapa mata uang utama dunia ketika membukukan penurunan mingguan ke level rendah 9 bulan pada pekan lalu. Rebound yang dialami oleh dolar AS pada siang ini di duga akibat aksi ambil untung dikalangan para pelaku pasar.

Berlangsungnya perdagangan di pasar Eropa, EURUSD melemah 0.18% di level 1.1406, GBPUSD melemah 0.09% di level 1.3015, USDJPY menguat 0.12% di level 112.55, USDCAD menguat 0.19% di level 1.2986, dan AUDUSD melemah 0.20% di level 0.7675. Sedangkan untuk indeks dolar AS, yang merupakan acuan performa greenback terhadap enam mata uang dunia telah terpantau naik 0.12% dengan diperdagangkan pada level 95.50.

Upaya penguatan yang tengah dilakukan oleh dolar AS pada siang hari ini diduga akibat aksi ambil untung di kalangan pelaku pasar, setelah terjadinya penurunan tajam yang dialami greenback pada pekan lalu. Penyebab utama menurunnya dolar AS untuk berayun di level rendah 9 bulan ini dikarenakan beberapa komentar hawkish dari pemimpin bank sentral dari Eropa, Inggris, dan Kanada.

Dalam acara pertemuan yang digelar di Portugal kemarin, the Fed sendiri justru tampak bingung ketika bank sentral lainnya tengah memperlihatkan optimisme yang besar terhadap kelanjutan pengetatan kebijakan moneter mereka. Pelemahan pada hasil laporan ekonomi Amerika Serikat dan meningkatnya keraguan terhadap kelanjutan reformasi pajak Donald Trump telah mengancam terhambatnya kenaikan suku bunga yang dapat dilakukan oleh the Fed.

Sementara itu, dalam mengawali perdagangan pekan ini, atensi pasar tengah berfokus kepada laporan data aktifitas manufaktur di wilayah Inggris dan Amerika Serikat. Data PMI Manufaktur Inggris dijadwalkan lebih awal muncul ke hadapan pasar pada pukul 15.30 WIB. Survei ekonom memperkirakan bahwa indeks PMI Manufaktur Inggris akan mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 56.4 di bulan Juni dari 56.7 di bulan Mei.

Sedangkan untuk laporan aktifitas manufaktur di wilayah Amerika Serikat dijadwalkan rilis pada pukul 21.00 WIB yang diterbitkan oleh Institute for Supply Management. Survei ekonom memperkirakan bahwa indeks PMI Manufaktur Amerika Serikat akan mengalami kenaikan yang disesuaikan secara musiman menjadi 55.0 di bulan Juni dari 54.9 di bulan Mei.

Sumber berita : Investing, Forex Factory, Trading Economics

Sumber gambar : DailyTimes

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.