Dolar Seret Emas, Penurunan Obligasi Batasi Penurunan

Harga emas beringsut melemah pada hari Jumat, menyusul indeks dolar yang mencatat kenaikan menekan safe-haven logam. Namun, penurunan imbal hasil obligasi dan ekuitas AS menopang penurunan emas dan bertahan di atas level $1.750.

Emas spot turun 0,2% di level $1.753,21 per ons, setelah tergelincirnya dolar pada sesi kamis mendorong logam mulia itu ke level tertinggi satu minggu. Dan emas siap mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam empat pekan terakhir, yang naik 0,1% di minggu ini. Sementara emas berjangka AS turun 0,2% ke level $1.753,40.

Dolar memulai kuartal terakhir tahun 2021 cukup baik, bergerak di dekat level tertinggi tahun ini, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Namun, sentimen masih didukung oleh penurunan saham Asia dan imbal hasil obligasi 10 tahun AS. Emas bersaing dengan obligasi pemerintah sebagai aset yang digunakan untuk lindung nilai terhadap risiko dan ketidakpastian ekonomi dan penurunan yield obligasi membuat emas, yang tidak membayar bunga, menjadi lebih menarik.

Pengurangan stimulus bank sentral dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, yang pada gilirannya menyebabkan biaya peluang emas yang lebih tinggi.

Presiden Bank Federal Reserve Chicago Charles Evans pada hari Kamis menyarankan bahwa inflasi kemungkinan mereda tahun depan, dan suku bunga rendah masih diperlukan untuk membawa inflasi AS kembali ke 2%.

Pada perdagangan logam lainnya, perak turun 0,7% menjadi $22,05 per ons. Sementara platinum turun 0,8% pada $955,49 dan paladium turun 0,3% menjadi $1,905,06.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.