Eks penasihat ungkap alasan Boris Johnson hentikan lockdown

Boris Johnson tidak mempersiapkan penguncian COVID-19 untuk menyelamatkan warga lanjut usia (lansia) dan menyangkal bahwa Layanan Kesehatan Nasional (NHS) akan kewalahan, kata mantan penasihat utama Perdana Menteri Inggris itu dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada Senin (19/7).

Dalam wawancara TV pertama sejak lepas jabatan tahun lalu, Dominic Cummings mengatakan Johnson tidak ingin memberlakukan penguncian kedua pada musim semi lalu karena “orang-orang yang sekarat umumnya berusia di atas 80”.

Cummings juga mendaku bahwa Johnson ingin bertemu Ratu Elizabeth yang berusia 95 tahun, meski ada tanda-tanda virus tengah menyebar di kantornya di awal pandemi, sementara masyarakat diminta untuk menghindari pertemuan tidak penting, terutama dengan lansia.

Penasihat politik yang menuduh pemerintah bertanggung jawab atas kematian ribuan orang akibat COVID-19 itu mengungkapkan sejumlah pesan dari Johnson kepada para penasihatnya pada Oktober.

Cummimgs mengatakan Johnson lewat sebuah pesan berkelakar bahwa orang tua bisa “terkena COVID dan hidup lebih lama” karena kebanyakan orang yang sekarat telah melewati usia rata-rata harapan hidup.

Cummings menuduh Johnson mengiriminya pesan: “Dan saya tak lagi menganggap masalah NHS yang kewalahan ini.

Teman-teman, saya pikir kita perlu mengalibrasi ulang.” Reuters tidak bisa memeriksa secara independen apakah pesan-pesan itu benar adanya.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.