Emas Akan Kembali Naik, Yield Obligasi AS Menjadi Penyebab

Para pelaku pasar kembali khawatir akan masa depan perekonomian global. Penyebabnya adalah Yield obligasi AS yang jangka pendek lebih besar daripada yield obligasi AS yang jangka panjang. Hal ini disebut Inverted Yield (inversi). Yield obligasi AS tenor 2 tahun ada di level 1.974%, sementara yang bertenor 10 tahun ada di level 1,5826%.

Gold Trading

Ini adalah inversi pertama untuk kedua tenor tersebut sejak Juni 2007 yang waktu itu di anggap bahwa inversi tersebut sebagai sinyal Amerika akan alami resesi yang akhirnya terjadi krisis keuangan global pada tahun 2008.

Inversi saat ini muncul karena investor Obligasi meminta imbal hasil yang lebih tinggi untuk investasi jangka pendek karena resikonya dianggap besar di bandingkan investasi jangka panjang. Hal ini di khawatirkan akan kembali menjadi sinyal kembalinya resesi di Amerika dan global. Disebut resesi bila pertumbuhan ekonominya suatu negara negatif dalam dua kuartal di tahun yang sama. Investor menganggap untuk investasi jangka pendek beresiko tinggi karena sejumlah data ekonomi di beberapa negara besar terlihat buruk.

Produksi industri tahunan Cina periode Juli melambat menjadi 4,8% di bandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 6,3% dan merupakan laju terlemah sejak Februari 2002. Penjualan ritel Cina di bulan Juli tumbuh 7,6%, melambat dari bulan sebelumnya 9,8%. Penjualan mobil Cina anjlok tajam pada bulan Juli menjadi 2,6% dari bulan sebelumnya 17,2%. Pertumbuhan ekonomi Jerman pada Kuartal II tahun 2019 sebesar 0,4% sedangkan kuartal sebelumnya 0,9%. Untuk tahun 2019 Jerman memprediksi pertumbuhan ekonominya turun drastic menjadi 0,5% di bandingkan tahun sebelumnya 1,5%. Sebagai negara yang terkuat ekonominya di Uni eropa, perlambatan ekonomi jerman akan mempengaruhi sebagian besar ekonomi uni eropa ikut melambat juga.

Akibat ekonomi yang memburuk dan adanya kemungkinan krisis, maka para investor akan kembali beralih ke asset Safe Havens Emas. Emas di prediksi akan kembali naik menuju resisten satu pada level 1528.48 hingga level 1541.11 pada resisten dua dengan kemungkinan koreksi turun sebatas level 1511.21 pada pivot.