Emas Yang Semakin Tertekan Oleh Data Inflasi Harapan Pengetatan

Inflasi harga di tingkat konsumen AS mencatat kenaikan dan melampaui perkiraan yang dirilis Rabu malam, menyeret harga emas turun dari level tertingginya dalam satu bulan terakhir pada hari Kamis. Hal ini membuat pasar semakin meningkatkan taruhan The Fed akan memperketat kebijakannya lebih cepat dari perkiraan.

Saat ini, Moving Average 100 dan 200 hari berada di antara $1.795,00 dan $1.800,00 hari ini, dan zona ini berpotensi besar menjadi level resistance yang cukup sulit ditembus untuk emas meneruskan kenaikannya.

Indeks dolar stabil setelah penurunan 0,5% pada hari Rabu, sementara imbal hasil obligasi acuan AS 10-tahun stabil setelah sempat turun dari level tertinggi lebih dari empat bulan.

Sebagian pengamat ekonomi memperkirakan baik dolar AS dan obligasi jangka panjang melanjutkan kenaikannya lebih cepat dan reli emas diperkirakan tidak akan bertahan lama kenaikan dolar dan yield obligasi dimulai.

Inflasi harga konsumen AS mencatat kenaikan yang cukup kuat pada bulan September dan kemungkinan akan terus mengalami kenaikan di tengah melonjaknya harga energi. Panas nya data inflasi ini dapat menekan The Fed untuk bertindak lebih cepat untuk menormalkan kebijakan.

Sementara itu, risalah dari pertemuan Fed September menunjukkan bank sentral dapat mulai mengurangi stimulus pada pertengahan November. Sejalan dengan itu, semakin banyak para pembuat kebijakan yang mulai khawatir bahwa inflasi bertahan lebih lama dari yang diperkirakan, mereka terpecah atas seberapa cepat mereka mungkin perlu menaikkan suku bunga sebagai tanggapan.

Pengurangan stimulus bank sentral dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong naik imbal hasil obligasi pemerintah, yang diterjemahkan menjadi biaya peluang yang lebih tinggi untuk memegang emas yang tidak membayar bunga.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, turun 0,2% menjadi 982,72 ton pada hari Rabu.

Emas Spot turun 0,3% menjadi $1.788,22 per ons setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 16 September di $1.795,81 pada hari Rabu. Sementara emas berjangka AS tergelincir 0,3% menjadi $1.789,40.

Pada perdagangan logam mulia lainnya, perak spot tergelincir 0,5% menjadi $22,95 per ons, platinum turun 0,6% menjadi $1,014,53 dan paladium datar di $2,106,73.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.