Euro dan Pound Sterling Berhasil Ungguli Dolar AS Jelang Pasar Eropa

0
99
Berita Forex

JAVAFX – Berita forex di hari Jumat(23/6/2017), pergerakan mata uang di negera – negara Eropa tengah bergerak di zona hijau disaat sentimen pasar tengah menantikan dirilisnya laporan aktifitas jasa dan manufaktur di zona euro.

Sewaktu berita ini ditulis, pasangan EURUSD terpantau alami kenaikan 0.12% dengan diperdagangkan pada level 1.1165. Rentang pergerakan sejak pagi ini, pasangan tersebut telah bergerak menyentuh level terendah di 1.1145 dan 1.1168 untuk level tertinggi. Sedangkan untuk pergerakan GBPUSD terpantau menguat 0.18% di level 1.2705 dengan bergerak menyentuh level terendah di 1.2675 dan level tertinggi di 1.2706.

Dalam sepekan ini, faktor pergerakan euro maupun pound sterling telah dipengaruhi atas kelanjutan proses negosiasi di antara Inggris dan blok Eropa pasca referendum Brexit pada tahun lalu. Meski demikian, sentimen pasar Eropa tampak berhati – hati dan memilih menunggu sampai proses dari negosiasi Brexit lebih lanjut mencapai kesepakatan yang baru.

Proses negosiasi ini adalah menentukan masa depan dari negara Inggris maupun negara – negara yang tergabung dengan Uni Eropa. Selasa lalu, Kanselir Jerman, Angela Merkel menyerukan agar seluruh anggota Uni Eropa tetap bersatu selama proses perbincangan Brexit berjalan, karena ini menyangkut integritas masa depan Uni Eropa. Merkel juga menambahkan proses negosiasi yang dilakukan saat ini semata – mata bukan hanya tentang Brexit, melainkan bagaimana hubungan baik di antara Inggris dan Uni Eropa tetap berjalan baik di masa mendatang.

Mewakili negara – negara di Eropa, Merkel juga menyatakan kemampuan dalam mengabulkan keinginan yang diajukan Inggris pada negosiasi Brexit ini, namun dengan syarat bahwa seluruh kepentingan dari 27 negara anggota Uni Eropa tetap terjaga.

Dari wilayah Inggris, gejolak pergerakan pound sterling pada pekan ini telah dipengaruhi komentar bernada dovish dari Gubernur Bank Sentral Mark Carney, dan telah berdampak buruk bagi poundsterling. Mark Carney menilai bahwa kenaikan suku bunga dalam waktu dekat bukanlah pilihan yang tepat. Pasalnya, kondisi pertumbuhan upah tenaga kerja Inggris yang masih rendah masih menjadi peringatan yang perlu diperhitungkan.

Di sisi lain, perundingan Brexit yang sedang berlangsung juga memiliki potensi memperbesar tekanan pertumbuhan upah di wilayah Inggris. Selain itu, pemulihan ekonomi Inggris di sektor tingkat belanja konsumen, investasi bisnis, dan pertumbuhan inflasi merupakan pekerjaan rumah tambahan yang harus diselesaikan oleh bank sentral.

Sementara itu, serangkaian laporan aktifitas manufaktur dan jasa di wilayah zona eurotelah berhasil mencuri perhatian pasar sore ini. Data – data di Uni Eropa ini akan dilaporkan secara bertahap, dimulai dari negara Perancis, dilanjutkan Jerman, dan ditutup dengan laporan aktifitas manufaktur dan jasa di zona euro. Sejalan dengan laporan tersebut maka pergerakan pasar forex khususnya EURUSD, GBPUSD, EURGBP, EURJPY, dan GBPJPY berpotensi mengalami pergeseran harga.

Sumber berita : Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar : Corfubyu