Flu burung memaksa otoritas Jerman musnahkan 14.000 kalkun

Wabah flu burung di peternakan di Negara Bagian Brandenburg, Jerman timur memaksa otoritas untuk mulai memusnahkan sekitar 14.000 kalkun, menurut pemerintah setempat pada Rabu (3/2).

Kejadian itu merupakan wabah ketiga di wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Flu burung H5N8 terkonfirmasi di sebuah peternakan di daerah Uckermark, demikian informasi pemerintah Negara Bagian Brandenburg.

Serentetan wabah flu burung dilaporkan di Jerman dan di tempat lainnya di Eropa dalam beberapa bulan belakangan, dengan kawanan burung liar diduga menyebarkan penyakit tersebut.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Biden, Trudeau Bahas COVID dan Ancaman Perubahan Iklim

Presiden AS Joe Biden bertemu secara virtual, Selasa (23/2) dengan Perdana Menteri Justin Trudeau, menandai pertemuan bilateral pertama Biden dengan pemimpin asing sejak menjabat...

Biden akan minta pertanggungjawaban Saudi atas pelanggaran HAM

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan bahwa dia akan meminta pertanggungjawaban Arab Saudi atas pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Hal tersebut diungkapkan Biden saat...

Data Penjualan Rumah AS Tumbuh DIatas Perkiraan

Penjualan rumah baru keluarga tunggal AS naik 4,3% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 923 ribu di bulan Januari, dari 885 ribu di...

Yield Treasury Dorong Penguatan Dólar, Mata Uang Utama Lanjutkan Koreksi

Dolar AS pertahankan kenaikan pada sesi Asia hari Jumat setelah rebound semalam dari posisi terendah   menyusul lonjakan imbal hasil (yield) obligasi AS. Yen, yang...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502