Fokus Pasar Periode 5 Februari – 9 Februari 2018

JAVAFX – Pada pekan lalu, permintaan greenback untuk menguat tampak kembali terlihat ketika kondisi pasar tenaga kerja AS memperlihatkan hasil yang memuaskan. Pasalnya, kondisi menguatnya kondisi pasar tenaga kerja AS ini bisa menjadi tolak ukur bagi pejabat the Fed dalam memacu langkah mereka yang ingin menaikkan suku bunga di tahun ini.

Dalam laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat lalu, Biro Statistik Tenaga Kerja menyebutkan bahwa lapangan pekerjaan AS telah tumbuh sebanyak 200K di bulan Januari setelah tumbuh sebanyak 160K di bulan Desember. Angka pertumbuhan di bulan Januari ini pun ternyata mampu menembus perkiraan ekonomi yang sebelumnya memperkirakan akan naik sebanyak 180K.

Di waktu yang bersamaan pula, pertumbuhan upah per jam di wilayah AS telah mengalami kenaikan sebesar 0.3% di bulan Januari setelah mengalami kenaikan 0.4% di bulan Desember. Meski laju pertumbuhan upah tampak melambat dari periode sebelumnya, namun hasil tersebut berhasil menembus perkiraan ekonom yang memproyeksikan akan naik sebesar 0.2% di bulan Januari.

Selain itu, melengkapi data pasar tenaga kerja AS kemarin, Birot Statistik Tenaga Kerja melaporakan bahwa tingkat pengangguran di wilayah AS saat ini masih stabil di angka 4.1% di bulan Januari dari 4.1% di bulan Desember.

Dengan adanya indikasi positif pada pertumbuhan pasar tenaga kerja pekan lalu, hal itu mampu memberikan dampak penguatan lebih lanjut untuk dolar AS dalam minggu ini. Akan tetapi, potensi pelemahan harga emas tidak dapat terhindarkan apabila dolar AS terus mempersolid penguatannya.

Sementara itu, memasuki perdagangan periode 5 Februari s/d 9 Februari 2018, adapun beberapa laporan fundamental ekonomi dunia yang wajib diperhatikan oleh para pelaku pasar, diantaranya:

SENIN, 5 Februari 2018
  • 16.30 WIB – Data Aktivitas Jasa Inggris
  • 22.00 WIB – Data Aktivitas Non-Manufaktur AS
  • 23.00 WIB – Pidato Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi

 

SELASA, 6 Februari 2018
  • 07.30 WIB – Data Penjualan Ritel dan Neraca Perdagangan Australia
  • 10.30 WIB – Laporan Kebijakan dan Suku Bunga Bank Sentral Australia
  • 20.30 WIB – Data Neraca Perdagangan Kanada

RABU, 7 Februari 2018
  • 04.45 WIB – Data Pasar Tenaga Kerja New Zealand
  • 22.30 WIB – Data Persediaan Minyak AS

KAMIS, 8 Februari 2018
  • 03.00 WIB – Laporan Kebijakan dan Suku Bunga Bank Sentral New Zealand
  • 16.00 WIB – Pidato Gubernur Bank Sentral Australia, Philip Lowe
  • 19.00 WIB – Laporan Kebijakan dan Suku Bunga Bank Sentral Inggris
  • 20.30 WIB – Data Klaim Pengangguran AS

JUMAT, 9 Februari 2018
  • 07.30 WIB – Pernyataan Resmi Kebijakan Bank Sentral Australia
  • 08.30 WIB – Data Inflasi Tiongkok
  • 16.30 WIB – Data Hasil Manufaktur dan Perdagangan Inggris
  • 20.30WIB – Data Pasar Tenaga Kerja Kanada

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.