Gedung Putih Ungkapkan Pembelaannya Terhadap Jenderal Milley yang Menentang Trump

Gedung Putih mengumumkan pembelaannya terhadap panglima tinggi militer Amerika Serikat (AS), Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley, pada Rabu (15/9), dan menentang seruan atas pengunduran diri Milley menyusul pembeberan fakta dalam buku baru yang ditulis oleh jurnalis Washington Post, Bob Woodward dan Robert Costa.

Buku yang diberi judul “Peril” itu mengungkapkan bahwa Milley memberitahu pejabat militer senior bahwa setiap perintah serangan yang berasal dari mantan Presiden Trump di hari-hari terakhir masa kepemimpinannya harus mendapatkan persetujuan dari sang jenderal.

Di dalam buku tersebut juga dituliskan bahwa Milley tercatat dua kali menelepon pihak China untuk meyakinkan pemerintah Beijing bahwa tidak akan ada serangan dari AS kepada negara tersebut dalam waktu dekat.

Berdasarkan hukum yang berlaku di Amerika, presiden adalah panglima tertinggi yang memiliki tradisi kendali sipil atas pemimpin militer.

Tetapi Milley, yang meyakini Trump sedang menderita penurunan fungsi mental setelah kalah dalam pemilihan umum pada November lalu, mengumpulkan para pemimpin militer pada awal Januari 2020 untuk memastikan mereka memberi tahu dirinya sebelum melaksanakan setiap perintah serangan dari Trump, demikian tertulis dalam buku tersebut.

Milley sendiri sejauh ini tidak membantah hal tersebut.

Setelah informasi mengenai komunikasi dengan pihak Beijing terungkap pada Selasa lalu, pejabat senior mengatakan bahwa Milley telah berkoordinasi mengenai panggilan tersebut dengan sepengetahuan dari departemen pertahanan, termasuk pimpinan sipil di Pentagon.

Trump tidak mengeluarkan perintah penyerangan pada bulan Januari karena ia bersiapmeninggalkan Washington dan menyerahkan kepresidenan pada Joe Biden dari Partai Demokrat.

Sampai saat ini, Trump masih bersikukuh bahwa ia telah dicurangi dalam pemilhan umum tersebut walaupun tak memiliki cukup bukti untuk mendukung klaimnya itu.

Milley tetap memimpin pasukan militer Amerika Serikat sejak Joe Biden diangkat menjadi presiden.

Namun, beberapa anggota kongres dari Partai Republik telah menyerukan pengunduran dirinya sehubungan insiden yang diuraikan dalam buku itu, yang menurut rencana akan diterbitkan pada minggu depan.

(j

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.