Harga Emas Berhasil Lewati Level Psikologis $1300 Pertroy Ounce

JAVAFX – Berita komoditas di hari Senin(16/10/2017), harga emas berhasil lewati level psikologis $1300 pertroy ounce pada perdagangan akhir pekan lalu dengan sedikit dibantu oleh kurang memuaskannya beberapa data inflasi AS yang terbaru.

Data laju inflasi bulanan AS memang sedang naik dari 0,4% menjadi 0,5%, namun masih dibawah harapan pasar yang ingin melaju 0,6% dalam bulanan. Sedangkan inflasi inti dikuar makanan dan bahan bakar malah turun dari 0,2% menjadi 0,1%, sedangkan core CPI tahunan tetap 1,7% dan telah hertahan selama 5 bulan serta masih dibawah target the Fed 2%.

Namun penguatan emas tidak terlalu berlanjut karena data penjualan eceran yang merupakan perwujudan 2/3 data laju PDB AS mengalami kenaikan dari minus 0,1% menjadi 1,6%, sayangnya masih dibawah target pasar 1,7% sehingga harga emas masih sedikit berlanjut sisi positifnya.

Situasi di Catalonia juga turut membantu sedikit terhadap penguatan emas karena sebagai pelindung nilai sementara ketika keamanan berusaha sedang terganggu. PM Spanyol Manoj Rajoy memberi waktu seminggu bagi Catalunya untuk menghapus penawaran kemerdekaannya ke pemerintah Spanyol. Begitu pula tertundanya sanksi kepada Iran dari AS juga sedikit diundur sedikitnya 2 bulan kedepan.

Faktor inilah yang sedikit banyak membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $8,10 atau 0,62% di level $1304,60 pertroy ounce. Untuk perdagangan mingguan, komoditi logam mulia jenis emas mengalami kenaikan sebesar 2,3%.

Untuk harga perak kontrak Desember di Comex ditutup menguat $0,14 atau 0,84% di level $17,41 pertroy ounce. Untuk perdagangan mingguan, komoditi perak mengalami kenaikan sebesar 3,7%.

Sejauh ini, emas berhasil melewati level psikologis $1300 pertroy ounce merupakan pertamakalinya sejak 2 pekan sebelumnya setelah Fed meeting. Penguatan lebih lanjut ada batasannya setelah data awal sentimen Michigan menunjukkan angka tertinggi sejak 13 tahun lalu, sehingga dapat dipastikan bahwa suku bunga the Fed akhir tahun tetap naik, namun pertanyaan sekarang adalah tahun depan akan naik berapa kali lagi? Silahkan baca di analisa fundamental.

Sejauh ini pula yang membawa bursa saham Wall Street mengalami peningkatan dimana DowJones spot ditutup naik 0,10%. Sedangkan indeks dolar atau Dixie turun 0,05% di angka 93,092 dan secara mingguan turun 0,7%. Sepanjang hari ini ada data-data ekonomi yang penting diperhatikan seperti inflasi China dan industri produksi Jepang.

Sumber berita: Reuters, Investing, Bloomberg, MarketWatch, BBC
Sumber gambar: CNBC

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.