Harga Emas Bukukan Kenaikan Mingguan Pertama Kali Sejak April

Harga emas menguat pada hari Jumat (20/05/2022) dan siap untuk kenaikan mingguan pertama sejak pertengahan April karena mundurnya dolar dari tertinggi dua dekade dan kekhawatiran yang mendalam atas pertumbuhan ekonomi AS memperkuat daya tarik safe-haven logam. Harga emas di bursa berjangka AS berakhir hampir datar di $1,840.80. Terlihat harga berkonsolidasi setelah kenaikan ini, dengan resistensi di $1.850 dan support di sekitar $1.810.

Emas yang dihargakan dengan greenback telah naik sekitar 1,9% minggu ini, didorong oleh penurunan dolar yang telah menempatkan mata uang AS di jalur untuk kerugian mingguan pertama dalam tujuh. Ketakutan resesi sekarang memberi jalan bagi ketakutan pertumbuhan AS, dan yang terakhir membantu emas. Perlu diwaspadai bahwa pandangan agresif untuk kebijakan Federal Reserve AS dan pengetatan kuantitatif masih akan menghadirkan tantangan besar bagi emas.

Emas, yang juga dilihat sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa krisis ekonomi, cenderung menjadi kurang menarik bagi investor ketika suku bunga AS dinaikkan karena tidak memberikan hasil. Menurut jajak pendapat Reuters pada hari Jumat, bank sentral AS akan menaikkan suku bunga lebih tinggi pada akhir tahun ini daripada yang diantisipasi hanya sebulan yang lalu, menjaga risiko resesi yang sudah signifikan.

Sementara itu, China memangkas suku bunga acuan acuan untuk hipotek dengan margin lebar yang tak terduga, penurunan kedua tahun ini karena Beijing berusaha untuk menghidupkan kembali sektor perumahan yang sakit untuk menopang perekonomian.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.