Harga Emas Masih Bertahan Diatas $1450

JAVAFX – Harga emas sedikit berubah pada hari Jumat (29/11/2019), namun masih di jalur membukukan penurunan bulanan terbesar dalam tiga tahun ini. Pasalnya, investor masih mencari kejelasan tentang perkembangan perundingan perdagangan AS-China setelah Amerika Serikat mendukung demonstran anti-pemerintah di Hong Kong. Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi $ 1,456.37 per ons, sementara emas AS diperdagangan berjangka naik 0,2% lebih tinggi menjadi $ 1,455.70.

Gold Trading

Emas diperdagangkan sideways menunggu kejelasan tentang bagaimana Cina akan bereaksi terhadap perkembangan terbaru pada kesepakatan perdagangan China-A.Saat ini, lingkungan yang berisiko memberikan dukungan moderat untuk emas.  Para investor tidak yakin tentang nasib kesepakatan perdagangan ‘fase-satu’ antara kedua ekonomi, setelah Beijing memperingatkan Amerika Serikat pada hari Kamis bahwa akan mengambil “langkah-langkah balasan” dalam menanggapi undang-undang AS yang mendukung para pemrotes anti-pemerintah di Hong Kong.

Hal ini membebani aset berisiko, dengan saham Eropa turun untuk sesi kedua, dan memberikan dukungan untuk emas safe-haven. Namun demikian, emas masih mampu bertahan di atas $ 1.450 karena ada beberapa perburuan murah. Ini adalah tingkat masuk yang baik bagi mereka yang ketinggalan sebelumnya.

Harga Emas memang turun sekitar 3,7% untuk bulan sejauh ini, yang bisa menjadi penurunan bulanan terbesar sejak November 2016. Para investor sendiri telah mengurangi taruhan penurunan suku bunga setelah data pertumbuhan ekonomi AS yang kuat pada hari Rabu menetapkan emas pada jalur yang mungkin untuk mengakhiri minggu lebih rendah untuk minggu kedua berturut-turut. Ada kemungkinan penurunan suku bunga pada pertemuan FOMC Desember. Dimana diharapkan The Fed tetap menahan kebijakan suku bunga pada Desember dan sepanjang 2020 selama pertumbuhan dekat dengan tren dan risiko guncangan eksternal moderat.

Sementara itu, inflasi Eropa naik ke tingkat tahunan 1,0% pada bulan November, menurut perkiraan pertama dari badan statistik Uni Eropa, di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global. (WK)