Harga Emas Masih Melemah Jelang Data PDB AS

JAVAFX – Berita komoditas di hari Kamis(28/9/2017), harga emas masih melemah jelang data PDB AS pada perdagangan sore hari ini dimana pengaruh geopolitik Korea sudah mereda dan muncul pengaruh ucapan Yellen Selasa malam serta akan adanya reformasi pajak AS.

Pernyataan Janet Yellen sehari sebelumnya membuat pasar bahwa sepertinya the Fed akan melakukan percepatan kenaikan suku bunga meskipun inflasi AS masih jauh dibawah target the Fed, sehingga emas masih dalam tekanan. Mendengar kata kenaikan suku bunga the Fed maka reaksi emas langsung negatif.

Yellen bersikeras bahwa dengan akan naiknya suku bunga the Fed tersebut akan membuat langkah pertumbuhan ekonomi AS dapat serasi lajunya, dan lambat laun kondisi inflasi dengan sendirinya akan segera melewati target 2%nya. PDB AS sekarang dikisaran 3%, inflasinya 1,4%, Fed rate-nya maksimal 1,25%, sehingga masih ada ruang bagi Fed rate untuk naik diantara angka inflasi tersebut, agar ekonomi AS tidak cepat memanas. Ucapan Yellen ini membuat perkiraan kenaikan suku bunga the Fed di Desember meningkat menjadi 80%, naik dari Senen di 72%.

Selain itu pelemahan emas terjadi disaat Partai Republik AS meluncurkan RUU Pajak AS yang baru dimana pajak perusahaan akan dipotong dari 35% menjadi 20% dan pajak individu dipangkas dari 39,6% menjadi 35%. Alhasil RUU ini bila menjadi undang-undang dapat mendukung laju PDB AS yang bisa naik sekitar 1% dalam waktu cepat.

Sehingga hal ini membuat arus modal banyak yang masuk ke AS karena unsur pemotongan pajak AS yang baru ini juga akan besar disertai pula perubahan penghasilan kena pajak yang juga akan mendorong masyarakat kelas menengah kebawah AS untuk ditingkatkan daya belinya, sehingga ekonomi AS bisa membaik dan emas akan terpuruk.

Faktor jual emas akhirnya dapat dilanjutkan dari pasar Asia hingga Eropa kali ini karena Korea Utara sudah reda, Yellen tetap akan naikkan suku bunganya dan reformasi pajak AS akan dibicarakan di Kongres AS sehingga membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara bergerak melemah $3,10 atau 0,24% di level $1284,70 pertroy ounce. Untuk harga perak kontrak Desember di Comex untuk sementara bergerak melemah $0,06 atau 0,34% di level $16,77 pertroy ounce.

Nanti malam ada data PDB dan klaim pengangguran mingguan AS, serta ada wakil the Fed Stanley Fischer yang akan berbicara. Bila data PDB diatas 3% serta angka klaim pengangguran di kisaran 240 ribu, maka emas akan terkoreksi kembali.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, BBC
Sumber gambar: Yahoo Finance

 

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.