Harga Emas Melesat Ditengah Ketegangan Di Timur Tengah

JAVAFX – Harga emas melesat naik pada perdagangan di hari Jumat (14/09/2019), bersiap untuk mencatatkan kemenangan beruntun dalam empat sesi terakhir. Dorongan kenaikan pada perdagangan diakhir pekan ini karena aksi risk aversion yang dilakukan oleh investor dengan mencari logam mulia sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan Hong Kong. Harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Agustus naik $ 15,90, atau 1,2%, menjadi $ 1,359,50 per ounce, setelah naik 0,5% pada hari Kamis.

Gold Trading

Pihak militer AS mengklaim memiliki sebuah video yang menunjukkan sebuah kapal angkatan laut Iran mengeluarkan sebuah ranjau yang tidak meledak dari dekat salah satu dari dua kapal tanker yang diserang di Teluk Oman, Kamis kemarin. AS menyalahkan Iran atas serangan itu, meski tuduhan ini dibantah Iran. Harga minyak melonjak karena berita serangan, namun kini harga turun kembali.

Naiknya ketegangan baru dalam hubungan antara AS dan Iran menimbulkan kekhawatiran masalah geopolitik bagi investor. Padahal mereka kini juga tengah berhadapan dengan meningkatnya ketidak pastian dari masa depan perundingan perdagangan antara AS dan China.

Disisi lain, aksi demontrasi di Hong Kong yang dikhawatirkan bisa membawa lebih banyak kerusuhan masih akan berlangsung. Para pengunjuk rasa merencanakan lebih banyak demonstrasi menentang rancangan undang-undang yang akan memungkinkan tersangka diadili di pengadilan China daratan.

Secara teknis, harga emas sekarang telah menembus level resistensi krusial yang penting pada $ 1.350 per troy ons. Meski kenaikan hari ini tidak cukup panjang, terutama oleh standar historis, namun dengan memanasnya Hong Kong dan Timur Tengah, membuka peluang kenaikan lebih tinggi lagi.

Harga emas memang diuntungkan dari penurunan tajam dalam imbal hasil Obligasi AS karena investor semakin bertaruh bahwa The Fed akan bergerak memangkas suku bunga di akhir tahun.  Ini merupakan , sebuah prediksi yang diyakini mendapat afirmasi dari pembacaan inflasi yang lembut pada data Rabu.  Imbal hasil untuk tenor 10-tahun turun 1,2% menjadi 2,0642% pada hari Jumat.

Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, yang akan menjadi sentiment positif bagi harga emas akan terkonfimasi dari data penjualan ritel penting yang dijadwalkan akan dirilis nanti. Investor akan mendapatkan pembaruan penting pada penjualan ritel A.S. pada hari Jumat. Adanya tanda-tanda penjualan yang lebih kuat dapat mengambil beberapa taruhan pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve. (WK)