Harga Emas Sepertinya Berusaha Raih Sisi Belinya Kembali

0
96

JAVAFX – Harga emas sepertinya berusaha raih sisi belinya kembali pada perdagangan hari ini dengan berharap bahwa data tenaga kerja AS tidak akan sesuai dengan keinginan investor dan situasi perang dagang memanas lagi.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada emas, sehingga hal ini mengakibatkan harga emas kontrak Juni di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $10,30 atau 0,77% di level $1329,90 per troy ounce.

Nilai emas alami koreksi yang cukup besar kembali semalam setelah pihak AS dan China tengah sepakat untuk memberikan nuansa damai sejenak bagi sisi perdagangan mereka. Kedua pihak tampaknya sudah mulai membuka mata bahwa ujung dari perang tarif ini adalah memperbaharui perjanjian perdagangan mereka yang selama ini dikeluhkan oleh Presiden Trump bahwa China telah melakukan perjanjian yang banyak merugikan AS.

Belum ada keterangan resmi kapan kedua belah pihak yang berseteru ini duduk bersama, namun pasar hari ini sedang harap-harap cemas menantikan data tenaga kerja AS nanti malam.
Data jumlah penerima upah baru di luar sektor pertanian atau nonfarm payroll kemungkinan besar tidak akan lebih baik dari periode sebelumnya. Begitu pula rata-rata upah per jamnya atau average hourly earnings, sehingga tekanan terhadap laju inflasi juga tidak akan membesar. Sedangkan tingkat pengangguran atau unemployment rate bisa menurun, dan disinilah letak ujian dari emas untuk bertahan agar tidak mengalami koreksi lebih buruk daripada level rendah pekan lalu.

Kondisi tarik-ulur antara perang dagang dengan kondisi ekonomi AS, memang teoah membuat emas tidak bisa terus menguat dan tidak juga terus melemah, sehingga perkiraan kami bahwa pergerakan ‘ranging’ masih akan bertahan di akhir pekan perdagangan kali ini, karena pasar komoditas China juga sedang libur.

Penulis: Adhi Gunadhi
Sumber berita: Reuters, MarketWatch, Investing, Bloomberg.
Sumber gambar: Reuters