Harga Emas Terus Dilanda Aksi Jual

JAVAFX – Berita emas di hari Kamis(1/2/2018), harga emas terus dilanda aksi jual pada perdagangan sore hari ini dimana terdapat aksi ambil untung yang terjadi pasca Fed meeting yang menyatakan bahwa kenaikan suku bunga tetap terjaga berkat inflasi yang akan terus tumbuh.

Alhasil membuat harga emas kontrak April di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex sementara melemah $6,50 atau 0,50% di level $1338,60 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak Maret di Comex untuk sementara melemah $0,04 atau 0,24% di level $17,20 per troy ounce.

Secara garis besar memang emas masih bertahan untuk tidak terlalu melemah yang besar setelah dolar AS menguat lagi pada sore ini, di mana investor melihat dari hasil Fed meeting dini hari tadi bahwa pasar semakin yakin terhadap kenaikan suku bunga yang masih bisa terjaga di bawah kepemimpinan yang baru.

Pasar belum memperlihatkan reaksi kepada the Fed setelah Janet Yellen digantikan oleh Jerome Powell. Banyak pihak memang sedang ragu dengan masa depan the Fed dibawah kendali Jeremi Powell tersebut di mana muncul pertanyaan yang besar yaitu apakah Powell bisa terus menjaga tingkat pengangguran berada di level ‘full-employment’ atau tidak, dan apakah bisa menjaga kestabilan dan sekaligus mengangkat inflasi yang lebih besar.

Biasa memang terjadi karena faktor pemimpin baru dan belum teruji akan muncul sejenak. Namun kami melihat bahwa sisi pelemahan emas masih bisa muncul kembali jelang beberapa data penting di pekan ini, karena sepanjang bulan lalu, indeks dolar telah mengalami koreksi yang cukup dalam sekitar 3,2% di Januari lalu, sehingga akan muncul di benak investor bahwa indeks dolar sedang masuk masa-masa konsolidasinya dan bisa menekan emas sejenak.

Keyakinan ini muncul setelah the Fed di rapat suku bunganya semalam, melihat bahwa inflasi AS sedang menunjukkan tren kenaikannya sehingga bank sentral AS ini berani menargetkan suku bunganya bisa segera mencapai titik optimal di level 2,5%. Pasar pun percaya bahwa kenaikan suku bunga the Fed bisa naik 4 kali hingga tahun depan dan berharap banyak kepada Jay Powell untuk menjaga kinerja ekonomi AS untuk tetap solid dan stabil.

Mendengar kata kenaikan suku bunga maka harga emas cenderung kurang diuntungkan karena portfolio emas akan terlihat lebih mahal. Emas sore ini sedikit konsolidasi juga setelah menguat sekitar 2,3% di perdagangan bulan Januari lalu. Pelemahan tersebut juga sepertinya tidak akan membesar nanti malam jika beberapa data ekonomi AS seperti data ISM manufaktur dan klaim pengangguran mingguan serta data biaya pekerja per unitnya, semuanya tidak sesuai dengan kehendak pasar.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, BBC
Sumber gambar: BBC

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.