Harga Emas Tetap Naik Karena Dolar AS Masih Dibawah Tekanan

JAVFX – Harga emas berakhir naik pada perdagangan di hari Senin karena dolar dan imbal hasil obligasi AS. tetap di bawah tekanan. Para investor mengincar adanya pernyataan yang bernada dovish dalam risalah pertemuan berkala Federal Reserve yang pertama di tahun ini. Sementara rencana paket stimulus fiskal AS masih menjadi pijakan yang kuat bagi harga emas untuk mempertahankan sentiment bullishnya.

Harga emas di pasar spot 0,5% menjadi $ 1,860.90 per ounce, meski sempat jatuh sebanyak 1,8% pada hari Jumat. Harga emas di bursa berjangka AS naik 0,2% menjadi $ 1,860.20.

Imbal hasil obligasi AS yang sedikit lebih lembut mendukung harga emas tetap berada diwilayah positif. Secara umum harga masih melakukan konsolidasi paska kejatuhan yang terjadi dalam perdagangan emas di hari Jumat

Sementara itu, Dolar AS mencoba untuk tetap bertahan di dekat posisi terendah dalam satu minggu, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain, saat imbal hasil obligasi AS beringsut turun.

Jelaslah bahwa perekonomian AS cukup rapuh, sehingga menjadi dukungan untuk menerbitkan stimulus fiskal dan moneter yang lebih besar, dan hal itu akan membuat dolar AS secara relatif melemah, dimana pada gilirannya akan memberikan dukungan bagi harga emas untuk naik.

Pemerintahan Joe Biden telah menekankan pentingnya $ 1,9 triliun proposal bantuan pandemi sambil mencoba menenangkan kekhawatiran Partai Republik yang menganggap bahwa hal itu terlalu mahal.

Disaat lainnya, Federal Reserve tengah bersiap melakukan pertemuan berkala dalam dua hari pada 26-27 Januari ini. Pelaku pasar menantikan sejumlah pernyataan atau kesimpulan sementara pertemuan tersebut yang bisa memberikan arahan perdaganga. Isyarat dovish dalam kebijakan Fed kedepannya akan menjadi sentiment positif bagi harga emas.

Pasar yakin bahwa sekitar $ 1,9 triliun angka stimulus fiskal dapat mendorong ekspektasi Fed mengurangi beberapa dukungannya yang sedang berlangsung. Setiap pembicaraan yang meruncing dapat memperdalam kurva imbal hasil obligasi AS, yang mungkin memberikan dukungan kepada dolar, yang pada akhirnya menekan harga emas.

Sebaliknya, jika The Fed menyatakan kesediaan untuk mempertahankannya sikap kebijakan moneter yang sangat akomodatif, emas kemungkinan besar akan melakukannya bersinar. Emas yang tidak memberikan hasil dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang dapat dihasilkan dari tindakan stimulus yang besar.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Biden: AS, Kanada bakal capai emisi nol pada 2050

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan pada Selasa bahwa dia dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau setuju untuk bekerja menuju pencapaian emisi nol bersih...

Pemerintahan Biden distribusikan lebih dari 25 juta masker

Pemerintahan Biden akan mengirimkan lebih dari 25 juta masker ke pusat kesehatan masyarakat maupun dapur umum pada musim semi ini sebagai bagian upaya dari...

Presiden Biden pertama kalinya telepon Raja Saudi

Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat berbicara untuk pertama kalinya dengan Raja Saudi Salman pada Kamis (25/2), dan menyatakan akan menjadikan hubungan bilateral "sekuat...

Biden, Trudeau janji akan menentang China dan tangani iklim

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada Selasa berupaya untuk membuka lembaran baru usai era pemerintahan Trump, menggarisbawahi hubungan...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502