Harga Minyak Mulai Menampakkan Secercah Harapan

JAVAFX – Harga minyak mulai menampakkan secercah harapan pada perdagangan siang hari jelang sore ini dimana untuk pertama kalinya sejak 3 hari terakhir, harga minyak bisa membaik.

Sudah hampir sepekan, bursa saham dunia mengalami masa-masa suramnya, dan bursa saham AS membuat penurunan yang mengindikasikan bahwa permintaan terhadap minyak juga akan menurun. Kondisi ini membuat harga minyak juga mengalami tekanan jual yang cukup besar. IEA melalui ketuanya Fatih Birol menyampaikan pesan bahwa sebaiknya harga minyak memang segera turun.

Tingginya harga minyak bisa membuat inflasi meninggi sehingga mengurangi daya beli konsumen di masa mendatang. Birol mengungkapkan bahwa akan adanya sanksi Iran, membuat pasokan minyak dunia akan mengalami kekurangan yang cukup besar. Meskipun AS, Arab Saudi dan Rusia bersedia untuk menutup lubang kekurangan pasokan kemungkinan masih bisa terasa.

Iran akan segera mendapatkan sanksi pelarangan ekspor minyaknya mulai 4 November nanti. Banyak yang percaya bahwa sanksi bisa mengurangi pasokan, namun beberapa kalangan juga tidak percaya kondisi ini. 2 perusahaan China telah membatalkan impor minyaknya di pekan ini untuk menghindari sanksi AS tersebut.

Sinyal Arab Saudi memberikan pasokannya yang berlebih semakin membuat pasar kembali pesimis menatap harga minyak bisa lebih murah lagi, dimana menteri minyak Arab Khalid al-Falih mengatakan akan memberikan segala kekurangan pasokan akibat ekspor minyak Iran yang dilarang.

Sebelumnya kondisi pasokan yang berlebih sempat dikeluhkan banyak pihak, padahal sanksi Iran semakin dekat sehingga harga minyak terus naik. Sebelumnya OPEC telah mengeluarkan perkiraan dimana produksi minyak dunia dapat di antara 1,5 juta bph hingga 2 juta bph penurunan di tahun depan. Iran dilaporkan mengekspor 1,33 juta bph pada pekan lalu kepada India, China dan Turki.

Hal ini telah membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak September di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,19 atau 0,29% di level $66,37 per barel. Sedangkan minyak Brent kontrak Oktober di pasar ICE Futures London untuk sementara menguat $0,47 atau 0,62% di harga $76,38 per barel.
(Sumber: Analis JAVAFX)
Author : Adhi Gunadhi

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.