Harga Minyak Perpanjang Penurunan Karena Kekhawatiran Resesi

Minyak mentah berjangka WTI turun di bawah $104 per barel pada hari Kamis, memperpanjang penurunan tajam dari sesi sebelumnya, di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga AS yang agresif dapat memicu resesi dan mengurangi permintaan bahan bakar.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada hari Rabu bahwa bank sentral tidak mencoba untuk merekayasa resesi untuk menghentikan inflasi tetapi berkomitmen penuh untuk mengendalikan harga, bahkan dengan risiko perlambatan ekonomi. Sementara itu, Presiden AS Joe Biden meminta Kongres untuk sementara menangguhkan pajak bensin federal untuk memberi orang Amerika kelonggaran dari rekor harga bahan bakar.

Di tempat lain, Cecilia Rose, ketua Dewan Penasihat Ekonomi, mengatakan Rabu bahwa China dan India mungkin membeli lebih banyak minyak Rusia daripada yang diyakini AS sebelumnya, mengurangi krisis pasokan di pasar global.

Harga minyak dengan symbol USDOIL pada platform MT5 di PT JavaGlobal Futures Kamis siang terpantau berada di level $103,90 per barel. Sebelumnya diawal sesi sempat berada di level $102,29 atau lebih tinggi dari level terendah hari sebelumnya $101,50 0er barel.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.