Hasil Studi Menemukan Bahwa Orang Amerika Yang Menggunakan Tunjangan Pengangguran Saat Pandemi Covid-19 Menghabiskan Lebih Banyak Daripada Saat Bekerja

JAVAFX – Sebuah studi yang dirilis pada hari Kamis (16/7) mengatakan bahwa, orang Amerika yang menerima tunjangan pengangguran yang meningkat karena pandemi corona terus memberikan dampak negative pada sektor pekerja dan menambah kekhawatiran dalam pengeluaran ketika tunjangan darurat berakhir.

Tunjangan secara mingguan sekitar $600 ditambahkan ke tunjangan pengangguran sebagai bagian dari Undang-Undang CARES membantu rumah tangga yang menganggur menghabiskan 10% lebih banyak setelah menerima tunjangan daripada yang mereka lakukan sebelum pandemi, menurut penelitian oleh JPMorgan Chase (NYSE: JPM) Institute.

Para peneliti menganalisis transaksi untuk 61.000 rumah tangga yang menerima tunjangan pengangguran antara Maret dan Mei. Pengeluaran turun untuk semua rumah tangga ketika virus menyebar dan menyebabkan penghentian bisnis, tetapi kemudian meningkat ketika rumah tangga mulai menerima tunjangan pengangguran, penelitian menemukan.

Dalam penelitian menemukan perbedaan dengan resesi biasa, ketika rumah tangga yang menerima tunjangan pengangguran biasanya memangkas pengeluaran sebesar 7% karena tunjangan pengangguran yang biasa hanya sebagian kecil dari pendapatan seseorang sebelumnya.

Analisis tersebut menyoroti bagaimana tunjangan pengangguran tambahan membantu menopang ekonomi AS dan belanja konsumen setelah pandemi menyebabkan lonjakan pengangguran di seluruh negara.

Lebih dari 30 juta orang Amerika diperkirakan menerima tunjangan pengangguran, namun tunjangan juga akan berakhir pada akhir Juli.

Data tersebut juga mencerminkan kepedihan finansial yang dihadapi oleh rumah tangga yang mengalami keterlambatan besar dalam mengumpulkan manfaat setelah negara bagian di seluruh negeri kewalahan oleh aplikasi.

Sektor rumah tangga yang harus menunggu beberapa minggu untuk cek tunjangan pengangguran pertama mereka yang akan dipotong pengeluaran sekitar 20%.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Dapatkah Biden Bangun Kemitraan Dunia yang Lebih Baik dan Menantang China?

Pengumuman pada akhir pekan lalu bahwa G-7 akan mendukung proposal yang dipimpin Amerika untuk menciptakan alternatif lain terhadap “Belt and Road Initiative” yang digagas...

Para Uskup Katolik AS Mengarah ke Persetujuan untuk Menegur Biden

Para uskup Katolik Amerika dengan selisih suara besar menyetujui sebuah draft “dokumen pengajaran” yang oleh banyak pihak diharapkan akan memberikan teguran kepada politisi Katolik,...

Setelah NATO, Biden beralih ke EU perbarui hubungan transatlantik

Presiden AS Joe Biden, yang mengintensifkan tekad pasca-Trump untuk memperbarui hubungan transatlantik, pada Selasa bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa untuk mendinginkan ketegangan perdagangan...

Biden teken UU tentang libur 19 Juni, atasi ketakadilan historis AS

Presiden AS Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris menandatangani undang-undang pada Kamis (17/6) untuk menjadikan 19 Juni sebagai hari libur federal untuk memperingati...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502