IHSG awal pekan ditutup naik tajam, dipicu aksi beli investor asing

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup menguat signifikan didorong aksi beli oleh investor asing.

IHSG menguat 113,84 poin atau 1,83 persen ke posisi 6.342,69.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 25 poin atau 2,82 persen ke posisi 911,01.

“Katalis positif bagi IHSG hari ini yaitu kenaikan indeks Wall Street seiring optimisme pemulihan ekonomi dengan adanya obat COVID-19 yang diklaim efektif 50 persen mengurangi risiko dirawat dan kematian,” tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat Merck & Co mengumumkan hasil penelitian pil antivirus mereka bernama Molnupiravir (MK-4482, EIDD-2801) yang diklaim bisa menurunkan sekitar separuh risiko kematian dan rawat inap akibat COVID-19 pada pasien dengan gejala ringan dan sedang.

Katalis positif lainnya bagi IHSG yaitu menguatnya harga komoditas seperti minyak mentah, batu bara, nikel, emas, dan tembaga, serta aksi beli saham oleh investor asing.

Dibuka menguat, IHSG terus berada di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dengan sektor properti dan real estat naik paling tinggi yaitu 3,85 persen, diikuti sektor energi dan sektor barang baku masing-masing 3,82 persen dan 3,15 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi dan sektor kesehatan masing-masing sebesar 0,51 persen dan 0,03 persen Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp1,85 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.690.161 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,32 miliar lembar saham senilai Rp17,19 triliun.

Sebanyak 317 saham naik, 202 saham menurun, dan 143 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 326,18 poin atau 1,13 persen ke 28.444,89, Indeks Hang Seng turun 539,27 atau 2,19 persen ke 24.036,37, dan Indeks Straits Times meningkat 38,54 poin atau 1,26 persen ke 3.089,65.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.