Harga Minyak Stabil Jelang Pertemuan Kebijakan Pasokan OPEC+

Harga minyak stabil pada hari Senin menjelang pertemuan OPEC dan sekutunya yang dapat menentukan apakah reli harga baru-baru ini di tengah guncangan pasokan dan pemulihan dari pandemi COVID-19 akan dipertahankan. Tiga sumber mengatakan kepada Reuters bahwa kelompok produsen kemungkinan akan tetap berpegang pada kesepakatan mereka yang ada untuk menambah 400.000 barel per hari (bph) minyak ke pasar pada November.

Minyak mentah Brent turun 6 sen atau 0,1% pada $79,22 per barel  atau naik 1,5% minggu lalu, kenaikan mingguan keempat berturut-turut. Minyak AS turun 13 sen atau 0,2% menjadi $75,75, setelah naik selama enam minggu terakhir. Harga minyak telah naik karena gangguan pasokan dan kenaikan permintaan global, mendorong Brent pekan lalu di atas $80 ke level tertinggi hampir tiga tahun.

“Ekspektasi kasus dasar kami untuk pertemuan OPEC hari ini adalah bahwa OPEC melanjutkan kesepakatan yang ada untuk mengurangi pengurangan produksi sekitar 400.000 barel per hari setiap bulan,” kata Morgan Stanley dalam sebuah catatan. “Namun jika ada alasan untuk melakukannya lebih cepat, itu karena konsumsi minyak OPEC sendiri juga pulih dengan cepat.”

OPEC+, yang mengelompokkan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, menghadapi tekanan dari beberapa negara untuk memproduksi lebih banyak guna membantu menurunkan harga karena permintaan telah pulih lebih cepat dari yang diperkirakan di beberapa bagian dunia.

OPEC+ setuju pada Juli untuk meningkatkan produksi sebesar 400.000 barel per hari (bph) setiap bulan hingga setidaknya April 2022 untuk menghapus 5,8 juta barel per hari dari pemotongan yang ada. Empat sumber OPEC+ mengatakan kepada Reuters baru-baru ini bahwa produsen sedang mempertimbangkan untuk menambahkan lebih dari kesepakatan yang dibayangkan.

Peningkatan paling awal akan terjadi pada November sejak pertemuan OPEC+ sebelumnya memutuskan volume Oktober. Reli harga minyak juga didorong oleh kenaikan harga gas yang lebih besar yang telah melonjak 300% dan diperdagangkan sekitar $200 per barel dalam hal yang sebanding, mendorong beralih ke bahan bakar minyak dan produk mentah lainnya untuk menghasilkan listrik dan untuk kebutuhan industri lainnya.

Harga minyak dengan symbol USDOIL pada platform MT5 di PT JavaGlobal Futures Senin sore berada di level $75,90 masih didekat harga pembukaan tadi pagi $75,88 per barel.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.