Indeks Saham SENSEX India melemah 0.17%, turun 87 poin dan ditutup di 52462

Indeks Saham SENSEX India melemah 0.17% atau 87 poin dan ditutup di 52462 pada tanggal 30 Juni 2021..

Dari 26 saham perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks Saham SENSEX India, sebanyak 18 saham mengalami kerugian, sementara 8 saham lainnya berhasil membukukan keuntungan.

Power Grid mencatat kerugian terbesar karena harga sahamnya jatuh 1.59%.

Ultra Tech Cement mencatat kerugian terbesar (Worst Gain) sebesar 60.80 INR.

Sementara itu, Coal India terangkat 1.56% dan menjadi peraih keuntungan terbesar di antara saham saham unggulan.

Reliance Industries mencatatkan keuntungan terbesar (Best Gain) sebesar 24.80 INR di antara saham saham unggulan atau blue chips.

Pada minggu ini, Indeks Saham SENSEX India tercatat naik 0.30% dan pada bulan ini naik 1.01%.

Per tanggal 30 Juni 2021., Wipro masih mejadi perusahaan yang mencatatkan kenaikan harga saham tertinggi sebesar 149.26%, sedangkan Bharti Airtel menjadi perusahaan yang nilai sahamnya turun drastis sebesar 6.22% sepanjang tahun ini.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.