Inflasi Konsumen Zona Euro Tumbuh 1.1% di Bulan Februari

JAVAFX – Berita ekonomi yang dirilis pada hari Jumat(16/3/2018), memperlihatkan bahwa laju pertumbuhan inflasi konsumen zona euro sedikit melambat di bulan Februari.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Eurostat menyebutkan bahwa pertumbuhan inflasi konsumen zona euro mengalami kenaikan sebesar 1.1% di bulan Februari setelah naik 1.2% di bulan Januari. Survei ekonom memperkirakan bahwa laju pertumbuhan inflasi konsumen akan mengalami kenaikan sebesar 1.2% di bulan Februari.

Sedangkan untuk pertumbuhan inflasi inti zona euro terpantau alami kenaikan sebesar 1.0% di bulan Februari setelah naik 1.0% di bulan Januari. Survei ekonom memperkirakan bahwa inflasi konsumen inti akan naik 1.0% di bulan Februari.

Mereaksi data tersebut, pergerakan EURUSD sewaktu berita ini dibuat terpantau menguat 0.12% dengan diperdagangkan pada level 1.2320. Terhadap mata uang lainnya, pasangan EURJPY terpantau turun 0.50% di level 130.21 dan EURGBP terpantau turun 0.03% di level 0.8826.

Selanjutnya, adapun laporan fundamental ekonomi global yang berasal dari negeri Paman Sam yang wajib diantisipasi oleh para pelaku pasar forex maupun komoditas emas. Laporan tersebut meliputi data pasar properti AS yang hadir pada pukul 19.30 waktu Jakarta.  Survei ekonom memperkirakan bahwa izin bangunan di AS akan berjumlah 1.32 juta unit di bulan Februari dan untuk konstruksi pembangunan rumah akan berjumlah 1.25 juta unit di periode yang sama.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.