Jelang Rilis Data CPI AS Besok, Dolar Indeks Di prediksi Melemah

Amerika di tahun ini melalui bank sentralnya The Fed sangat gencar untuk mengatasi inflasi tahunan Amerika yang tinggi yaitu sebesar 8.5% di lihat dari data CPI-nya. CPI adalah Consumer Price Index atau Indeks Harga Konsumen yang mengukur tingkat inflasi di sektor konsumen. Tindakan The Fed untuk mengatasi inflasi ini di buktikan dengan menaikkan suku bunganya 25 bps di bulan Maret 2022 dan 50 bps di bulan April 2022. The Fed di prediksi masih akan menaikkan suku bunganya kembali di bulan Juni ini bahkan berencana akan menaikkan suku bunganya sebanyak enam kali sepanjang tahung 2022 ini.

Nah, karena perhatian dunia ini sedang tertuju kepada masalah inflasi besar yang terjadi di AS, maka perhatian para trader di seluruh dunia akan tertuju kepada data CPI dan Core CPI AS baik yang bulanan maupun tahunan karena akan sangat menentukan akan penanganan ekonomi AS termasuk kebijakan suku bunga The Fed berikutnya. Dolar indeks saat ini sedang melemah menuju level 103.30 dan jelang data CPI hari Rabu (besok), maka jika dolar indeks mampu turun terobos level 103.20 maka dolar indeks akan terus melemah ke level 102.35. Akan tetapi jika dolar indeks tak kuat menerobos level 103.20 maka dolar indeks akan kembali naik ke level 104.20.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.