Jerman tak berencana wajibkan vaksinasi COVID-19

Kanselir Jerman Angela Merkel pada Selasa (13/7) mengatakan tidak berencana mewajibkan vaksinasi COVID-19, namun meminta warga agar mau divaksin.

Ketika berbicara saat konferensi pers di Berlin, Merkel menuturkan, “Kami tidak bermaksud melakukan apa yang disarankan oleh Prancis.

“Kami katakan bahwa tidak akan ada vaksinasi wajib.” Menurutnya, vaksin tidak hanya melindungi terhadap penyakit serius, namun juga melindungi dari pembatasan kehidupan sehari-hari.

“Semakin banyak di antara kita yang divaksin, maka kita akan lebih bebas,” kata Merkel.

Kanselir mengatakan infeksi COVID-19 kembali meningkat akibat varian Delta.

Insidensi COVID-19 tujuh hari di Jerman naik setiap harinya selama sepekan, dengan angka infeksi baru mencapai 6,5 per 100.000 penduduk pada Selasa pagi, naik dari 4,9 pada Selasa pekan lalu, menurut Robert Koch Institute (RKI) yang berbasis di Berlin.

Otoritas kesehatan Jerman melaporkan 646 infeksi dan 26 kematian baru COVID-19 dalam sehari terakhir.

Indonesia
574,135
Total Kasus Aktif
Updated on 24/07/2021 8:02 PM 24/07/2021 8:02 PM
Seluruh Dunia
15,544,876
Total Kasus Aktif
Updated on 24/07/2021 8:02 PM 24/07/2021 8:02 PM

Share this post

Analisa Fundamental

Edukasi

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.