Kebijakan Jerome Powell Mengenai Suku Bunga Masih Menahan Laju Gold

Sejak Jumat lalu, laju penguatan Gold yang telah mencapai level 1517.58 akhirnya tertahan dan mulai berbalik melemah di minggu ini hingga level 1489.85. Penguatan sempat terjadi karena optimisme akan adanya pemangkasan suku bunga oleh The Fed sebesar 25 bps. Berdasarkan data FedWatch milik CME Groups sejak pekan lalu hingga hari ini, pelaku pasar melihat probabilitas di atas 90% bahwa The Fed akan memangkas suku bunganya sebesar 25 bps menjadi 1.50%-1.75% pada 30 Oktober (31 Oktober dini hari WIB).

Akan tetapi, penguatan Gold karena optimisme akan adanya pemangkasan suku bunga menjadi terhenti setelah ada indikasi dari Jerome Powell bahwa setelah pemangkasan suku bunga yang ketiga kalinya ini, belum akan ada lagi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Belum lagi muncul sinyal kesepakatan dagang AS dan Cina akan segera di tandatangani. Kedua hal inilah yang menahan laju penguatan Gold sampai akhirnya terjadi aksi lepas Safe Havens Gold.

Gold Trading

Secara teknikal, Gold di prediksi dapat terkoreksi naik hingga level 1496.71 pada pivot dan jika tidak dapat menembus level 1498.00-1500.00 di atas pivot, maka Gold di prediksi akan berbalik turun kembali menuju support satu di level 1485.37. Koreksi naik dapat terjadi hingga resisten satu di level 1503.56 pada resisten satu.