Kesepakatan Dagang AS-China Didepan Mata, Gold Potensial Melemah

JAVAFX – Faktor penggerak perdagangan pada minggu ini adalah penandatanganan kesepakatan dagang antara AS dan China yang direncanakan di Washington pada Rabu, 15 Januari 2020.
Menteri Keuangan AS Mnuchin telah menyatakan dan mengkonfirmasi bahwa komitmen China dalam perjanjian perdagangan Fase-satu dengan Amerika Serikat tidak berubah selama proses penerjemahan yang panjang dan akan dirilis minggu ini saat dokumen ditandatangani di Washington.

Dengan penandatanganan kesepakatan dagang AS-China yang sudah didepan mata, ini akan menjadi kabar baik bagi pasar global. Sebaliknya menjadi sentimen negatif untuk emas dan aset aman resiko lainnya.
Emas atau Gold menjadi menarik saat meningkatnya resiko seperti ketegangan politik, resesi ekonomi ataupun hal lainnya yang menimbulkan kekhawatiran investor.

Gold Trading

Pada awal perdagangan pekan ini, harga emas di buka di level $1560.01, dan berangsur turun hingga ke level $1554.27 (pantauan terakhir pukul 13.30 WIB). Analis JavaGlobal Futures memprediksi harga emas atau Gold akan tertekan menguji support yang ada di level $1540.00 dan support berikutnya di level $1535.00.

 

 

 

Swendy